Permintaan Lampu Merah di Pertigaan Karangpawitan Menguat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Permintaan Lampu Merah di Pertigaan Karangpawitan Menguat

Permintaan Lampu Merah di Pertigaan Karangpawitan Menguat

Written By Mang Raka on Jumat, 14 Oktober 2016 | 15.00.00

KARAWANG, RAKA - Pertigaan Jalan Karangpawitan perlu diadakannya lampu merah. Kebutuhan lalulintas ini dianggap penting, terlebih jika mengacu tingginya tingkat kecelakaan di ruas tersebut.

Untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan, selama ini ada petugas parkir yang mengatur lalulintas di ruas itu. Hanya saja, petugas itu kan tidak selamanya melakukan pekerjaan tersebut. "Yang jadi petugas parkir di pertigaan karangpawitan ini, ada tukang ojek, ada juga kemudian tukang becak. Tapi itu kan pada saat tidak ada penumpang saja, beda kalau ada penumpang, ya pekerjaan markir ditinggal dulu," ucap Atam (44), tukang ojek motor Karangpawitan, Kamis (13/10).
Namun, ketika menyinggung perlunya lampu merah di pertigaan itu, Atam mengatakan lampu merah sudah ada dibagian barat yang jaraknya kurang dari 1 km jadi kalau dibangun lampu merah lagi jadi tidak efektif. "Daripada membuat lampu merah mending ditutup Jalannya," ucapnya.
Menurut Atam kalau pertigaan lampu merah Karangpawitan ditutup dia optimis bisa memicu disiplin lalulintas warga. Kendaraan tidak bisa memotong jalan tetapi berbelok ke kiri dulu dari arah Karangpawitan. Sehingga dapat meminimalkan terjadinya kecelakaan lalulintas. "Banyak kendaraan bermotor yang tidak sabar menunggu kendaraan lain melintas jadi kesenggol," ujarnya.
Sementara Dede (25) penjaga parkir Karangpawitan, terkait lampu merah di pertigaan Karangpawitan, malah menyambut positif adanya rambu-rambu lalulintas tersebut. Terlebih selama ini dia sering kali menyaksikan terjadinya kecelakaan di ruas tersebut. Dan itu terjadi karena kedisiplinan pengendara menggunakan jalan. Masing-masing ingin jalan duluan sehingga acap kali memicu kecelakaan.
"Pernah kejadian 3 minggu kebelakang anak sekolah tertabrak oleh mobil hingga motornya hancur. Untungnya korban tidak kenapa-napa, hanya luka-luka ringan," ucap Dede.
Dede berusaha mengatakan jika ada lampu merah di pertigaan Karangpawitan itu akan mampu meminimalkan terjadinya peristiwa kecelakaan di ruas itu.
Hal senada diungkapkan Fauzan (16) siswa SMAN 3 Karawang, kelas XI IPS, kalau memang untuk keamanan pengemudi apalagi anak-anak sekolah dirinya sependapat. Apalagi kata dia untuk ruas tersebut memang rawan kecelakaan. "Saya setuju saja karena kan memang suka terjadi kecelakaan," ucapnya.
Ia juga mengatakan karena suka jarang ada penjaga parkir, kalau ada lampu merahkan dapat meminimalisir kecelakaan. "Apalagi kalau malam, motor suka kencang, bagus kalau akan diadakannya lampu merah," ucapnya. (mg2)


Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template