Perajin Wayang Golek Dilestarikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Perajin Wayang Golek Dilestarikan

Perajin Wayang Golek Dilestarikan

Written By Mang Raka on Rabu, 26 Oktober 2016 | 15.00.00

AGAR keberadaan pengrajin wayang golek diwilayah Kecamatan Klari tidak punah, rencananya pemerintah kecamatan Klalri akan mengajukan keberadaannya kepada Pemerintah Daerah. Hal itu dinilai perlu dilakukan supaya keberadaan pengrajin itu tetap bertahan dan dapat dilestarikan.
Camat Klari, Mamat Rahmat, Selasa (25/10) mengatakan itu. Wayang golek yang ditekuni Ana Sumarna (72) warga Kampung Jatirasa, RT 04/02 Desa Duren, Kecematan Klari, selama puluhan tahun melakoni profesi sebagai pembuat wayang golek selama ini belum pernah mendapatkan perhatian pemerintah setempat. “Nanti kita akan usahakan untuk diajukan, ke Pemerintah Daerah agar ada pelestarian pengrajin wayang golek di wilayah Klari ini,” terang Camat.
Bahkan, Mamat menyampaikan, diharuskan agar adanya upaya dalam melestarikan budaya sunda, seperti dibidang wayang. Karena selama ini, resfonsive masyarakat yang ada diwilayahnya, tidak menutupi, bahwa ketertarikan terhadap budayanya dirasakan kurang. Maka itu, dalam menjaga kelestarian budaya upaya agar tidak punah kebudayaan wayang golek. Hal tersebut mesti adanya perhatian diberbagai kalangan. “Iya nanti saya akan coba ajukan kepemrintah Daerah untuk, keberadaan pengrajin wayang yang ada diwilayah ini nanti,” ucapnya.
Tidak hanya itu, ketika Radar Karawang mencoba memberikan solusi agar kelestarian pengrajin wayang golek yang hanya dilakukan oleh satu orang di wilayahnya. Untuk diintrupsikan seluruh aparatur Desanya, diwajibkan memiliki patung wayang, dimana hal tersebut nantinya akan menjadi upaya dalam melestarikan budaya sunda ditingkat pemerintahann setempatnya. Dirinya membenarkan, kalau dengan adanya interupsi untuk nanti seluruh desanya, agar memiliki patung wayang golek karya warganya, diharapkan mampu menjadi solusi dalam menjaga kelestarian budaya sunda nantinya. “Nanti coba kita sampaikan, ke seluruh desa, agar diadakannya wayang golek disetiap desanya,” paparnya.
Adapun itu, Ana Sumarna (72) warga Kampung Jatirasa, yang merupakan satu satunya pengrajin wayang golek di wilayah Kecamatan Klari mengatakan, puluhan tahun berprofesi sebagai pembuat wayang, tidak ada satu pun para pejabat di wilayah Kabupaten Karawang yang mengunjungi sanggar atau tempat pembuatan wayangnya. Padahal, mesti dalam pembuatan wayang golek yang dilakukannya sudah didalam isi kepala. Namun, kemampuan yang dimilikinya, masih belum dapat membuka mata para pemimpin daerahnya. “Kalau memang benar, Pemerintah setempat mau ikut menjaga kelestarian budaya sunda ini, maka mesti dengan dibuktikan, “ ucapnya.(ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template