Pegawai Telat Datang, Apotek Puskemas Pasirukem Didobrak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pegawai Telat Datang, Apotek Puskemas Pasirukem Didobrak

Pegawai Telat Datang, Apotek Puskemas Pasirukem Didobrak

Written By Mang Raka on Kamis, 13 Oktober 2016 | 14.30.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Kinerja pegawai pemerintah nyata-nyata masih memble. Bahkan tatkala sudah waktunya membuka pelayanan, Apotek Puskesmas Pasirukem justru masih terkunci rapat. Padahal pasien sudah menumpuk dan dan menunggu untuk dilayani. Mereka terpaksa menunggu lama karena pegawainya tak jua datang ke kantor. Kesal dengan ruangan apoteker yang terkunci tatkala pasien membutuhkan obat segera, Kepala UPTD Puskesmas Pasirukem mendobrak pintu tersebut melalui stafnya, agar pelayanan obat segera optimal.
Dikonfirmasi tindakannya, Kepala UPTD Puskesmas Pasirukem H Dedi Suganding SKm mengaku geram dengan kinerja anak buahnya. Pasalnya, ia sengaja membuat dua apotek agar pasien yang datang cepat terlayani. Namun, kedua petugas yang statusnya masih honorer ini malah tak kunjung datang, parahnya kunci ruangan apoteker juga dipegang oleh kedua petugas tersebut. Saat ditelpon dan dikirimi pesan singkat sebut Dedi, tak kunjung ada respon. sehingga, pasien menunggu terlalu lama. Ia lantas memilih mendobrak pintu ruangan tersebut yang masih terkunci melalui stafnya dengan cara ditendang.
Akhirnya, kunci jenis gembok dipintu tersebut berhasil terbuka dan pasien langsung terlayani obatnya. Padahal, sambung dia, sudah berulangkali bilang, kunci jangan dibawa semua. Sisakan satu di Puskesmas untuk mengantisipasi jika sesekali petugas apoteker ini berhalangan masuk kerja. Namun bila dibawa dua-duanya, apotek Puskesmas bakal terkunci. "Pasien sudah kesal, diperiksa sudah apa-apa sudah, obatnya belum ada. Saat dicek ternyata petugasnya belum datang juga, sementara ruangan dikunci, ya saya pilih mendobrak saja," katanya geram.
Lebih jauh Dedi menambahkan, atas ulah para pegawainya di apoteker tersebut, ia janji panggil kembali kedua-duanya. Termasuk, beberapa bidan Poned yang masih malas-malasan masuk kerja seenaknya. Jika sudah tidak nyaman bekerja, entah itu soal honor yang kurang atau alasan lain tinggal pilih mundur atau diberhentikan, lagi pula masih banyak pelamar yang menginginkan bekerja di layananan ini.
Dirinya menahan diri dengan anggapan pegawainya bisa merubah diri. Sebab, tata tertib masuk kerja dan lainnya sudah jelas tertera di Puskesmas. Pihaknya sebut Dedi, butuh pegawai yang loyal pada pekerjaan, disiplin dan tanggungjawab karena ini menyangkut pelayanan dasar kepada masyarakat. "Saya janji mau panggil mereka yang kurang disiplin, kalau gak nyaman lagi silahkan mundur kerja, toh masih banyak yang melamar sebenarnya, ada 8 surat lamaran loh," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template