Pangkalan Gas Diserbu Pembeli - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pangkalan Gas Diserbu Pembeli

Pangkalan Gas Diserbu Pembeli

Written By ayah satria on Kamis, 06 Oktober 2016 | 17.30.00

Di Dengklok Mulai Langka

RENGASDENGKLOK, RAKA - Nampaknya pasokan gas elpiji ukuran 3 kilogram kembali mulai langka di wilayah utara Kabupaten Karawang. Terbukti kedatangan pasokan gas ukuran melon di salah satu agen gas yang berada di wilayah Desa Dukuhkarya, Kecamatan Rengasdengklok, dikepung ratusan warga yang hendak membeli gas ukuran 3 Kg.
"Saya rela mengantri dari jam 7 pagi sampai jam 10 siang, namun sampai saat ini belum mendapatkan gas yang saya perlukan untuk masak," tutur Ahmad salah seorang warga yang mendatangi agen Maman untuk membeli tabung gas saat ditemui di lokasi.
Menurut Ahmad, ratusan warga berebut tabung gas ukuran melon tersebut si akibatkan kelangkaan gas yang kini terjadi di wilayah Rengasdengklok. "Kalau tidak langka mana mungkin masyarakat kembali berebut tabung gas di agen agen terdekat, dan bahkan kelangkaan tabung gas sekitar dua minggu ke belakang," terangnya.
Tambah Ahmad, tabung gas ukuran melon si beli oleh warga dengan harga 20 ribu rupiah per tabungnya, walaupun harga yang di tetapkan oleh pihak pemerintah sebesar 16 ribu rupiah pertabungnya. "Harga bukanlah masalah, yang penting asal ada saja pasokanya, karena itu yang dibutuhkan," tandas ahmad.
Kelangkaan gas elpiji 3 Kg juga terjadi di wilayah Pedes. Tabung gas bersubsidi itu dilaporkan mulai sulit dijumpai di beberapa kios pedagang yang biasanya menjual kebutuhan utama rumah tangga tersebut. Mereka bahkan harus mencari ke tempat lain yang lokasinya lebih jauh untuk mendapatkannya.
Tulang Simanjuntak, salah satu warga mengungkapkan bahwa sudah 2 hari ini gas elpiji 3 Kg sulit ditemui. "Pokoknya saya nyari di warung-warung yang biasanya jualan gak pada punya. Bilangnya kosong karena belum ada kiriman lagi. Saya sampai muter-muter karena terus terang kalau gas enggak ada, kebutuhan rumah tangga saya terganggu karena gak bisa buat masak,"keluhnya.
Ia bersama warga yang lain lantas berinisiatif mencari gas elpiji dengan sistem borongan. Mengingat, dampak dari kelangkaan gas itu juga dirasakan banyak warga lain di perumahan tersebut. "Kita suruh saja satu orang untuk membeli gas elpiji 3 Kg dalam jumlah banyak yang diangkut dengan cator. Kita kumpulkan warga yang butuh gas kemudian kita urunan belinya ditempat lain yang masih ada stok elpiji," paparnya lagi. (fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template