Padil Ingin Melamar Neng Supartini - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Padil Ingin Melamar Neng Supartini

Padil Ingin Melamar Neng Supartini

Written By Mang Raka on Sabtu, 08 Oktober 2016 | 12.00.00

- Berpasangan di Pilkada Purwakarta

PURWAKARTA, RAKA – Sekda Purwakarta Padil Karsoma, semakin percaya diri untuk maju dalam bursa pencalonan Bupati pada Pilkada Purwakarta 2018 mendatang. Bahkan, di hadapan 3.200 anggota Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) pada 24 September 2016 lalu. Dia menyatakan, yang akan mendampinginya sebagai wakil bupati adalah Ketua DPC PKB Purwakarta Neng Supartini.
Pernyataan Padil dalam sebuah kegiatan di Kecamatan Plered itu, sontak saja membuat terkejut Neng Supartini yang kebetulan juga ikut hadir dalam acara tersebut. Karena menurut Neng, pernyataan politik seperti itu dirasa terlalu dini.
Ketika diklarifikasi melalui sambungan telepon selulernya, Padil mengatakan, bahwa pernyataan kala itu dalam suasana keakraban untuk membangun komunikasi yang baik. Karena dia melihat, Neng Supartini memiliki potensi yang cukup besar, sehingga bisa menambah kekuatan untuk memuluskan rencana pencalonannya. “Sebaiknya ngobrol di darat saja tidak melalui sambungan telepon,” kata Padil, mengawali pembicaraan, kemarin.
Menurutnya, saat ini dia sedang berkonsentrasi bekerja, agar tingkat popularitasnya tinggi. Sehingga Partai Golkar memberikan restu untuk maju dalam Pilkada Purwakarta 2018. Apalagi kompetisi di internal Golkar terbilang ketat, karena adanya tokoh lain, seperti Wakil Bupati Dadan Koswara yang juga sama-sama bekerja meningkatkan popularitas di mata calon pemilih. Ditanya apabila komposisinya dibalik, yakni Neng Supartini menjadi kandidat bupati dan Padil Karsoma menjadi calon wakil bupati, dia menyatakan, dalam hal ini laki-laki yang sebaiknya memimpin.
Sementara itu, Neng Supartini saat dimintai pendapat soal pernyataan Padil yang hendak menggandengnya menjadi wakil bupati, dia mengaku cukup mengapresiasi keinginan itu. Hanya saja, situasi politik menjelang pesta demokrasi akan berjalan secara dinamis. “Apa yang tidak mungkin bisa saja terjadi,”ujar Neng singkat.
Begitu pula soal penjajakan koalisi, sebelumnya tersiar kabar intensnya komunikasi antara PKB, Gerindra dan Hanura. Bahkan, sudah terjadi komitmen-komitmen di antara mereka, Neng tak menampik akan hal itu. Sekadar diketahui dengan komposisi PKB 5 kursi, Gerindra 6 kursi, serta Hanura 4 kursi, sudah cukup mengusung satu pasangan calon bupati dan wakil bupati.  Apabila demikian, maka skenario lainnya, PPP, Nasdem, dan PAN bisa berkoalisi dengan total perolehan 10 kursi. Tinggal menunggu sikap politik Golkar dan PDIP. Sehingga menurut Neng, dalam Pilkada Purwakarta 2018 bisa diikuti tiga atau dua pasangan calon bupati dan wakil bupati. (awk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template