Nasabah Gagal Dirampok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Nasabah Gagal Dirampok

Nasabah Gagal Dirampok

Written By Mang Raka on Jumat, 21 Oktober 2016 | 13.00.00

*Ban Mobil Sudah Digembosi

KARAWANG, RAKA - Aksi gembos ban terhadap nasabah bank kembali terjadi di Karawang. Hanya saja, untuk yang terakhir ini kawanan penjahat ini gagal dirampok uang dari dalam mobil  minibus Grandmax T 1694 DQ. Padahal, penumpang mobil tersebut baru saja mengambil uang dari Kantor Cabang Utama (KCU) Bank BNI Jalan Tuparev Karawang, sebesar Rp 66 juta.

Arie Irawan (25)  karyawan PT Tenang Jaya Sejahtera bagian ekspedisi mengatakan, aksi percobaan perampokan ini merupakan yang keenam kalinya terjadi dalam kurun waktu empat tahun terakhir. "Tadi kami hampir jadi korban dan beruntung kami semua termasuk sopir sadar jika ban belakang kiri  yang kempes itu merupakan ulah begal, sehingga kami tidak terpancing," katanya.
Dikatakannya, saat mobil minibus tersebut melaju dari Jalan Ahmad Yani tepatnya di sekitar jembatyan layang (fly over) tiba-tiba, salah seorang pengendara motor
mengeluarkan tembakan sembari menggedor body kiri mobil. Namun, karena kondisi jalan tengah macet, Aan pengemudi mobil tersebut tetap fokus mengemudikan mobil secara perlahan.
Namun, ketika tiba di sekitar perumahan Grand Taruma, Aan dan  Arie  baru mengetahui jika ban mobil tersebut sudah bocor. "Saat mobil berada di sekitar dealer Honda Kumala, teman saya Maidah berinsiatif dan meminta sopir masuk ke bengkel dealer tersebut. Selanjutnya kami meminta bantuan sopir  kantor yang lain untuk dijemput," kata Warga Kampung darussalam Permai RT 03/11 Kelurahan Adiarsa Timur ini.
 Juli lalu, lanjut Arie, mobil dan pengemudi yang sama juga nyaris jadi sasaran begal. Saat itu, Eqi (24) baru saja mengambil uang untuk kebutuhan operasional perusahaan. Saat mobil berada di sekitar rumah makan bebek kalelo ban mobil belakang kiri terasa kempes. "Mobil akhirnya dibelokin ke depan kantor cabang pembantu Bank BNI Grand Taruma," ucap Arie.
Zulkarnain, Akbar, Hendrik dan Sutrisna sama sama mengaku pernah jadi korban percobaan begal. Namun, aksi begal itu tidak menimbulkan kerugian karena semua sopir sudah mendapat instruksi agar tidak parkir sembarangan usai mengambil uang dari Bank. "Ban saya waktu itu tidak sempat rusak karena mobil keburu saya parkirin di pom bensin(SPBU) dekat Hotel Resinda, " kata Zulkarnain.
Direktur PT Tenang Jaya Sejahtera Hj.Fiqriyah mengatakan, setelah uang perusahaan yang berhasil dibawa kabur kawanan begal dengan modus gembos ban,  dirinya langsung memerintahkan seluruh sopir yang tengah membawa uang sehabis dari bank agar tidak menghiraukan kondisi ban. "Lebih baik bannya yang hancur daripada kita kehilangan uang ratusan juta. Makanya, seluruh sopir begitu mendapat masalah seperti itu pasti tenang dan fokus untuk menyelamatkan uang perusahaan," ungkapnya (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template