Melihat Perguruan Silat Cakrabuana (3) - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Melihat Perguruan Silat Cakrabuana (3)

Melihat Perguruan Silat Cakrabuana (3)

Written By Mang Raka on Kamis, 27 Oktober 2016 | 12.00.00

-Dipandang Sebelah Mata di Karawang, Jaya di Subang

Pengurus Perguruan Silat Cakrabuana yang padepokannya beralamat di Kampung Bakan Ngantai RT 03/05, Desa Mekarsari, Kecamatan Jatisari, mengaku sulit berkembang di Karawang, tetapi maju di Kabupaten Subang.

Ketua Harian Perguruan Pencak Silat Cakrabuana, Otto Sundawan, seolah putus asa mengembangkan perguruan silatnya di Kabupaten Karawang. Karena informasi perkembangan kegiatan persilatan di Karawang sangat jarang diterima oleh para pengurus perguruan silat Cakrabuana. "Perguruan kami dipandang sebelah mata di Karawang. Makanya mengembangkan perguruan silat di Subang, ternyata lebih bisa diterima," ujar Otto Sundawan.
Bahkan di Kabupaten Subang sudah ada dua titik cabang perguruan silat Cakrabuana, yaitu di Kecamatan Blanakan dan di Subang kota. Lebih hebatnya setiap kegiatan-kegiatan pemerintahan, anak didik perguruan silat Cakrabuana selalu diminta untuk pentas.
"Bukan hanya diakui kalau di Subang. Pengurus IPSI juga orang Cakrabuana. Makanya kami sangat sering pentas kegiatan-kegiatan penting pemerintahan di Subang," ujarnya.
Bukan hanya itu, dia mengaku sering dikecewakan oleh para pengurus IPSI Karawang. Beberapa kali mengikuti perlombaan utusan Cakrabuana tidak pernah mendapatkan kemenangan. Padahal saat anak didik Cakrabuana tampil di kejuaraan-kejuaraan open, selalu mendapatkan prestasi yang baik. "Kalau ikut lombanya di Karawang gak pernah menang. Tapi kalau ikut lomba open selalu menang. Apalagi di Subang kami sangat disegani," ujarnya.
Oleh karenanya, dia berharap adanya objektifitas terhadap perguruan pencak silat yang ada di Karawang oleh para pengurus IPSI. Karena jangan sampai potensi yang baik tidak dimanfaatkan, hingga pada akhirnya mereka lebih memilih mengembangkan perguruannya di luar Karawang. "Jangan sampai saat ada kejuaraan penting. Orang Karawang bertemu atau melawan orang Karawang sendiri. Hanya karena adanya kekecewaan," pungkasnya. (Ahmad Fauzie Ridwan/selesai)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template