Masyarakat Diminta Awasi Program Rutilahu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Masyarakat Diminta Awasi Program Rutilahu

Masyarakat Diminta Awasi Program Rutilahu

Written By Mang Raka on Jumat, 28 Oktober 2016 | 13.30.00

PURWAKARTA,RAKA - Ketua Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta (GMMP) Hikmat Ibnu Aril, meminta masyarakat untuk berpartisipasi mengawasi penyaluran anggaran Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Hal itu untuk meminimalisir terjadinya penyimpangan anggaran dari program tersebut.
Menurut Aril, bukan hanya DPRD atau pihak terkait lainnya saja yang perlu mengawasi penyaluran anggaran tersebut, masyarakat juga harus lebih aktif terlibat. "Supaya tidak ada penyimpangan anggaran, semua berhak ikut mengawasi. Dan jangan sampai dimanfaatkan kepentingan-kepentingan tertentu, yang nantinya malah tidak tepat sasaran," kata Aril, melalui sambungan selulernya, Kamis (27/10).
Disinggung adanya dugaan penyimpangan dana rutilahu, Aril meminta penegak hukum lebih proaktif lagi. "Kalau terbukti ada penyunatan anggaran, bisa langsung ditangani sesuai dengan peraturan perudangan yang berlaku," tuturnya.
Dia menambahkan, sesuai prosedur dan aturannya, masyarakat yang membutuhkan bantuan ini diharuskan untuk membuat proposal. "Program ini dilaksanakan dengan mekanisme hibah. Rumah tidak layak huni yang bisa memperoleh program ini, harus memenuhi syarat. Yakni, milik pribadi dan berdiri di tanah hak milik," ujarnya.
Hal itu, disampaikan Aril, berkaitan dengan masih adanya masyarakat miskin di Purwakarta belum mendapat bantuan rumah tidak layak huni, seperti rumah tua milik nenek berusia 69 tahun Ma Edah yang hidup sebatangkara dan tinggal di Kampung Cigedogan Timur, RT048, RW014 Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Purwakarta roboh diterjang hujan disertai angin. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template