Kondisi Pasar Lemahabang Memprihatinkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kondisi Pasar Lemahabang Memprihatinkan

Kondisi Pasar Lemahabang Memprihatinkan

Written By Mang Raka on Senin, 17 Oktober 2016 | 13.30.00

-Rajin Setor Retribusi, Fasilitas Minim

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Mendengar istilah pasar, sudah barang tentu tidak lepas dari kondisi keramaian, kumuh dan kemacetan lalu lalang pengunjung. Ketidaknyamanan pasar tersebut, acap kali menjadi sasaran aksi pencurian dan kriminal lainnya. Banyaknya pasar yang dikelola Pemerintah Daerah (Pemda) diharapkan bisa optimal mewujudkan pasar bersih dan steril untuk mengimbangi pasar-pasar modern yang banyak dikelola swasta.
Itu dikatakan Pedagang sepatu di pasar Lemahabang, Nacep. Menurutnya, urusan pajak dan retribusi masyarakat pasar sudah tidak perlu lagi dipertanyakan. Sebab setiap hari kewajibannya selalu terpenuhi untuk menyumbang kontribusi ke daerah. Tapi, timbal balik dari setiap pungutan retribusi pasar, diakuinya masih kurang optimal mengatasi kekumuhan pasar hingga ke lapak-lapak dalam. Padahal, jangankan pengunjung, para pedagang juga mengharapkan kebersihan pasar selalu terjaga. Ini demi mempertahankan langganan agar tidak berpaling ke pasar modern setelah yang ada saja kotornya minta ampun. "Bagaimana pasar mau tetap diandalkan masyarakat kalau belum bersih mah, mending ke supermarket kan?," keluh dia.
Lebih jauh pria yang akrab disapa Nacep ini menambahkan, pembangunnan dan rehabilitasi pasar sudah mulai dikembangkan, tapi itu sebatas perparkiran dan drainase untuk pencegahan dampak banjir dan belum menyentuh pada kesadaran membuang sampah maupun jalanan yang becek. Diharapkan, Pemkab bisa memprioritaskan jalan-jalan dalam pasar yang jelas-jelas sering dilalui pengunjung.
Setidaknya menghindarkan dari kebecekan dan lumpur saat itu, apalagi itu terjadi akibat pemasangan talang air hujan yang tidak optimal. "Atap dan talang saja tidak ada yang direhabilitasi, pantas saja pedagang pilih swadaya, karena kan gak mau jalanan becek lebih luas," tegasnya.
Ia berharap, pasar desa bisa lebih bersih jika mendapat alokasi dana desa dan pasar Pemda juga bisa optimal menyirkulasi retribusinya untuk pengembangan pasar bersih. Karena semua itu, hanya bisa terwujud jika ada timbal balik yang baik dan pengelolaan yang pro masyarakat. "Manajemennya harus dirubah, karena pasar tradisional ini penyangga kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Tuh............coba lihat pasar pasar yang lain bersih dan rapih. Pajak dan iuran ini itu mah tiap hari tapi tetap aja makin parah aja.#Karunyanya.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template