KNPI Kedatangan Ulama Palestina - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » KNPI Kedatangan Ulama Palestina

KNPI Kedatangan Ulama Palestina

Written By Mang Raka on Kamis, 27 Oktober 2016 | 13.30.00

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Karawang kedatangan tamu dari Palestina, Syeikh Mohammad Soyyam, Rabu (26/10) kemarin. Kehadiran ulama asal Palestina ini, disambut langsung oleh Ketua DPD KNPI Lukman N Iraz dan jajaran pengurus KNPI lainnya.
Kedatangan Syaikh Mohammad Soyyam didampingi relawan Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP) Kabupaten Karawang. Mereka meminta dukungan dari elemen pemuda Karawang untuk kemerdekaan rakyat Palestina. "KNPI merupakan organisasi yang sudah establis, pengurus-pengurusnya juga memiliki idealisme. Terus dari segi legal juga KNPI sudah tak perlu diragukan lagi. Jadi, kami mengajak elemen pemuda yang ada di KNPI untuk bekerja sama dengan kami, mensosialisasikan tentang Palestina," kata relawan KNRP Kabupaten Karawang Endang Mulyana, pada Radar Karawang, Rabu (26/10) kemarin.
Namun, untuk detail bentuk kerja sama yang akan dilakukan oleh KNPI dan KNRP, Endang belum bisa mengemukakannya. Yang jelas, lanjut Endang, KNPI merupakan mitra strategis untuk mensosialisasikan Palestina ke semua kalangan, terutama kalangan pemuda. "Untuk detailnya seperti apa, nanti kami bicarakan dengan ketua (KNPI)," ungkapnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPD KNPI Kabupaten Karawang Lukman N Iraz menuturkan, pihaknya sangat mendukung kemerdekaan Palestina. Menurutnya, ada kesamaan antara Palestina dengan Indonesia. Dua-duanya merupakan negara yang dijajah. Bedanya, Indonesia kini sudah merdeka. "Kami mendukung kemerdekaan Palestina dan upaya-upaya yang dilakukan untuk mewujudkan kemerdekaan ini. Saya kira, Palestina tak jauh beda dengan Indonesia. Indonesia juga dulu pernah dijajah dan kini telah merdeka," ucapnya.
Selain itu, tambah Lukman, Palestina juga bisa bercermin pada Indonesia dalam mengelola kemajemukan masyarakat. Dimana, Indonesia sebagai negara heterogen mampu dipersatuan dalam bingkai kebangsaan yang sangat erat, sehingga mampu mengusir penjajah sampai merdeka. "Oleh karena itu, rakyat Palestina harus bersatu, hilangkan faksi-faksi yang ada. Semua harus menyatu untuk satu tujuan yaitu kemerdekaan Palestina," pungkasnya. (asy)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template