Kakak Adik Warga Puseurjaya Menderita Epilepsi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kakak Adik Warga Puseurjaya Menderita Epilepsi

Kakak Adik Warga Puseurjaya Menderita Epilepsi

Written By Mang Raka on Kamis, 13 Oktober 2016 | 15.30.00

KARAWANG, RAKA – Malang benar nasib dua adik bersaudara yaitu Indriyani (9) dan Yahya (2) warga Kaumjaya RT 15/04, Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur. Mereka  terbaring  kesakitan di tempat tidurnya akibat penyakit Epilepsi yang dideritannya sejak kecil.

Iin Intansari (29) ibu kandung dari dua anak tersebut mengaku prihatin melihat dua anak tercintanya itu harus merasakan kesakitan setiap harinya. Dia bercerita bahwa penyakit tersebut awalnya datang saat Indriyani berumur 2 tahun setengah dengan mengalami panas badan serta mengeluarkan air berbusah dimulutnya. “Dari umur dua tahun setengah sampai  umur 9 tahun sekarang hanya tidur dan kejang-kejang setiap hari di kamar,” ucapnya.
Dengan hidup di rumah kost yang berkukuran tidak lebih dari 3x4 meter Iin bersama suaminya Iwan hanya berharap bahwa ada dermawan yang bisa membantu dua anaknya untuk pergi berobat. Karena sampai saat ini belum ada penangan serius baik dari pemerintah setempat maupun bantuan aluran tangan orang lain. “Dulu sempat dibawa ke RSUD  cuman harus dibawa ke Bandung dan ada uang sebesar 2 juta, karena kita punya uang jadi hanya pengobatan di rumah saja,” terang sang ibu.
Belum lagi Iwan yang bekerja sebagai supir dan hanya berpenghasilan kecil hanya mampu menafkahi kebuthan kehidupan sehari-harinya untuk keluarga. Bukan tidak ada niatan untuk pergi berobat. Namun untuk makan serta bayar kost saja bagi dia itu sudah sulit. “Bayar uang kost 400 ribu belum lagi makan keluarga, buat nabung juga tidak ada,” akunya.
Sebelumnya memang sudah banyak yang melakukan kunjungan ke rumahnya baik pemerintahan desa maupun pihak pabrik yang datang namun itu hanya sekedar berpoto-poto saja tanpa memberikan solusi untuk kesembuhan dua anaknya itu. “ Mau gimana lagi sekarang mah kelurga sudah pasrah aja, siapa sih yang tidak ingin melihat anaknya sembuh, semua orangtua ingin anaknya sehat dan bisa sekolah,” ungkapnya.
Malangnya lagi Yahya yang baru saja berumur 2 tahun itu sudah mengalmi penyakit yang sama dengan kakanya, parahnya karena tidak mempunyai biaya untuk berobat bahkan saat pengobatan sedang berjalanpun Yahya disarankan untuk pulang dan periksa ke rumah sakit Cikarang untuk pemeriksaan EEG. “Dulu sempat beribat juga, cuman waktu itu disuruh pulang meskipun kondisinya belum pulih, harusnya dipindahin ke cikarang kata dokter untuk pemeriksaan EEG, karena tidak ada uang jadi di rumah aja,” jelasnya.
Kini Iin yang bekerja sebagai ibu rumah tangga dan Iwan sebagai supir hanya berharap ada bantuan pengobatan bagi dua anaknya itu. “Saya berharap anak saya bisa berobat dan sembuh seperti anak lainnya,” pungkasnya sambil bersedih. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template