Jimmy Tidak Mau Pusing Persoalkan Foto di Ambulan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Jimmy Tidak Mau Pusing Persoalkan Foto di Ambulan

Jimmy Tidak Mau Pusing Persoalkan Foto di Ambulan

Written By Mang Raka on Selasa, 04 Oktober 2016 | 18.30.00

KARAWANG, RAKA - Pro kontra pemasangan foto bupati di mobil ambulan, dinilai berlebihan oleh Wakil Bupati Ahmad Zamakhsyari. Menurut pria yang akrab dipanggil Jimmy ini, dirinya tidak mempersoalkan fotonya yang tidak dipampang berdampingan dengan Bupati Cellica Nurrachadiana.
Dia justru mengingatkan masyarakat Karawang untuk tidak terpancing dengan opini yang berkembang dalam beberapa hari terakhir yang seolah-olah dirinya sedang bertengkar dengan Bupati Cellica. Kata Jimmy, dia saja tidak ribut, kenapa di luaran malah ramai. "Buat saya foto itu tidak terlalu penting. Yang terpenting sekarang ini bagaimana menjalankan program pembangunan sesuai dengan janji politik kami saat itu (pilkada)," kata Jimmy.
Menurut Jimmy, perdebatan foto yang ditempel di ambulan ini berlebihan. Bahkan jika dibiarkan bisa mengganggu jalannya pembangunan. "Sudah hentikan soal ini jangan ribut terus kita fokus saja bekerja. Banyak yang menanyakan soal ini kepada saya. Jawabnya sama, itu bukan persoalan. Gitu aja kok repot sih," katanya.
Orang nomor dua di Karawang ini mengaku, saat dibagikan ke puskesmas, dirinya tidak tahu foto di ambulan itu. Dia baru mengetahui ketika ada beberapa warga dan wartawan yang menanyakan foto itu hingga jadi bahan pembicaraan. "Biarkan kami berkonsentrasi untuk bekerja, jangan diganggu dengan urusan sepele seperti ini. Tugas kami, bupati dan saya itu berat, karena harus bekerja mewujudkan janji politik kepada masyarakat Karawang. Ngapain kita habiskan energi hanya untuk masalah foto saja," pintanya.
Sebelumnya, Bupati Cellica Nurrachadiana juga meminta masalah gambar tidak perlu dibesar-besarkan. Justru menurutnya, bagaimana mobil layanan untuk masyarakat miskin ini dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya. "Untuk pemberitaan jangan membesar-besarkan gambar, tapi fungsi ambulan untuk masyarakat yang kurang mampu," ujarnya menjelang akhir pekan kemarin.
Diakui Bupati Cellica, gambar dirinya yang dipasang di mobil ambulan atas inisiatif Kepala Dinas Kesehatan, dengan alasan space-nya tidak cukup untuk dua gambar. Dirinya juga mendapat penjelasan, bahwa selain di Karawang, di kota-kota lain juga banyak ambulan yang hanya bergambar bupati. "Untuk gambar, katanya mencontoh kota lain," ujar Cellica menirukan jawaban Kepala Dinas Kesehatan Yuska Yasin.
Belakangan, Sekda Karawang Teddy Rusfendi Sutisna menyatakan, Pemkab Karawang akan mencopot pemasangan foto Bupati Karawang Cellica Nurachadiana yang terpasang di 29 unit mobil ambulan bantuan dari pemerintah pusat yang bersumber dari dana alokasi khusus itu. “Kami sudah membahas ini dan keputusannya adalah mengganti foto  bupati dengan logo Pemkab Karawang,” kata Teddy Rusfendi kepada wartawan, Minggu (2/9) lalu.
Diakui Teddy, pemasangan gambar bupati tanpa didampingi gambar wakil bupati memang mengundang pertanyaan sejumlah pihak. Namun sekda menandaskan pemasangan foto bupati seorang diri merupakan inisatif dari dinas kesehatan, bukan atas inisatif bupati. “Katanya sih meniru dari Purwakarta, tapi ternyata di Karawang menjadi masalah,” kilahnya.
Meski sudah ada arahan untuk mencopot kembali gambar Bupati Cellica Nurrachadiana di mobil ambulan, namun gambar orang nomor satu di Karawang itu masih terpampang di beberapa kendaraan layanan masyarakat tersebut.
Sejumlah kepala Puskesmas yang menerima mobil ambulan itu, mengaku belum menerima arahan untuk mencopot gambar dokter cantik tersebut. Pantauan Radar Karawang siang kemarin, penampilan mobil baru itu masih terlihat seperti sebelumnya. Seperti yang terparkir di Puskesmas Lemahabang, Pasirukem, maupun Telagasari. (ops/rud)
Berbagi Artikel :

2 komentar:

  1. Lho koq niru kabupaten sebelah sih ??
    Punya inisiatif sendiri atuh KADINKES,jgn meniru2 lah...karena stiap daerah itu brbda jgn sama kan dgn kab.sebelah..
    Copot aja deh klo gtu mah

    BalasHapus
  2. Lho koq niru kabupaten sebelah sih ??
    Punya inisiatif sendiri atuh KADINKES,jgn meniru2 lah...karena stiap daerah itu brbda jgn sama kan dgn kab.sebelah..
    Copot aja deh klo gtu mah

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template