Jalur Dengklok-Pedes Makin Rawan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalur Dengklok-Pedes Makin Rawan

Jalur Dengklok-Pedes Makin Rawan

Written By Mang Raka on Jumat, 07 Oktober 2016 | 13.30.00

-Jalan Berlubang Picu Kecelakaan.

PEDES, RAKA - Akibat jalan berlobang, tiap hari ada saja pengendara, terutama pengendara sepeda motor yang jatuh terperosok di Jalan Raya Rengasdengklok- Pedes- Sungaibuntu. Tingginya angka kecelakaan di ruas jalur ini, membuat warga mendesak pemerintah segera mengadakan perbaikan.
Pantauan RAKA, kondisi Jalan Raya Rengasdengklok-Pedes arah pesisir Utara memang butuh perbaikan segera. Selain banyak lubang mautnya, beberapa titik sudah rusak parah. Kecelakaan yang diakibatkan jalan rusak ini, hampir terjadi tiap hari di ruas jalan ini. Seperti yang terjadi kemarin, seorang pengendara sepeda motor asal Pedes bernama Ridwan (24), mengalami kecelakaan tunggal hanya karena lupa menghindari lubang jalan. Sepeda motor yang ditungganginya oleng setelah ban depannya terperosok lubang di tengah jalan, dan terjatuh di pinggir. Meski hanya mengalami lecet-lecet, ia mengaku shock karena lupa menghindari lubang jalan.
"Beruntung saya cuma luka ringan dan motor saya hanya rusak kecil. Tapi sampai sekarang saya masih kaget. Bersyukur tidak ada mobil di belakang," ujarnya pada RAKA.
Atas kejadian itu, Ridwan berharap pemerintah segera memperbaiki jalan rusak yang sangat membahayakan para pengendara seperti dirinya. "Tiap hari melalui jalan ini, saya sering melihat pengendara terjatuh. Sekarang giliran saya yang kena," ungkapnya.
Hal senada  dialami Agus, pengendara sepeda motor yang sudah berkali-kali jatuh di jalur ini. "Saat hujan lebih berbahaya lagi. Saya tidak tahu kalau jalan raya seperti ini masih ada lubang yang cukup besar di tengah-tengahnya. Apalagi jalan tersebut terlihat mulus dari jauh, tapi setelah dilewati ternyata banyak lubang yang menganga dan tertutup air," ungkap Agus pada RAKA.
Ditambahkan Agus, kondisi jalan seperti itu sangatlah berbahaya, dan bisa menelan korban jiwa. Apalagi diperparah tidak adanya lampu yang menerangi jalan jika malam hari. Sangat besar kemungkinan akan menimbulkan korban jiwa lagi jika tidak segera diperbaiki.
"Untung saja saya mengendarai kendaraannya pelan, jadi hanya tergelincir saja. Tapi jika dalam keadaan gelap dan ngebut, sudah tidak bisa dibayangkan bahayanya," ucapnya.
Keluhan serupa datang dari banyak warga yang tiap hari memakai jalur ini. Jana, warga Desa Payungsari, mengatakan, jalan Pedes-Dengklok sudah lama berlubang, namun hingga kini masih dibiarkan tanpa ada perbaikan yang dilakukan pemerintah. "Sudah lama jalan rusak kaya gitu mah. Tapi belum ditambal sampai saat ini. Sudah sering timbul korban yang motornya jatuh. Coba pemerintah perbaiki jalan jangan sampai banyak lubang kaya gitu," sarannya.
Di tempat berbeda, Maman, salah seorang tokoh masyarakat Rengasdengklok mengungkapkan, berdasarkan pasal 273 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, masyarakat dapat menggugat pemerintah jika jalan yang disediakan pemerintah rusak dan menyebabkan kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa atau kendaraan rusak.
"Pihak-pihak yang bisa digugat dan dianggap bertanggungjawab adalah Menteri Pekerjaan Umum untuk jalan nasional, gubernur untuk jalan provinsi, walikota atau bupati untuk jalan kota dan kabupaten," ungkapnya.
Selain itu, tambah dia, pemberlakukan UU itu sebenarnya menuntut pemerintah melakukan perbaikan jalan yang rusak dengan segera. Ini sesuai ketentuan dan warga dapat menggugat pemerintah jika merasa dirugikan akibat jalan rusak itu. (fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template