Jalan Pedesaan Belum Leucir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Pedesaan Belum Leucir

Jalan Pedesaan Belum Leucir

Written By Mang Raka on Jumat, 21 Oktober 2016 | 12.00.00

PLERED,RAKA - Mulusnya jalan diperkotaan, ternyata tak sama dengan jalan di pedesaan. Masih banyak jalan di pedesaan belum dibangun sehingga mengganggu aktifitas masyarakat. Salah satunya Jalan Tegal Tengah di Desa Cibogohilir, Kecamatan Plered.
Jalan desa yang menghubungkan Desa Cibogohilir dan Gandasoli Kecamatan Plered dikeluhkan warga. Pasalnya, hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan di perbaikan jalan. Padahal, kondisi jalan sudah parah. "Keberadaan jalan Tegal Tengah ini bagi kami sangat vital. Sebab, menjadi satu-satunya akses jalan alternatif warga menuju pasar untuk membeli kebutuhan sehari-hari," kata Komarudin, kepada Radar Karawang, Kamis (20/10).
Komarudin mengatakan, jalan yang melintasi pematang sawah dengan panjang 300 meter tersebut, seolah-olah dibiarkan rusak parah. Padahal, selain akses penghubung antar desa, jalan tersebut juga digunakan para pelajar menuju sekolah. "Juga melintasi jalan kabupaten setengah jam, tetapi kalau lewat ini paling beberapa menit saja," jelasnya.
Bapak dua anak itu, masih ingat betul terakhir kali jalan tersebut mendapat sentuhan pemerintah. "Sekitar tahun 2013 lalu memang ada perbaikan. Namun, untuk 300 meter lagi sampai sekarang belum di perbaiki," katanya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh H. Aning (60), salah satu petani di Desa Gandamekar. Dia mengaku, sering memanfaatkan jalan tersebut untuk mengangkut gabah hasil panen menggunakan roda dua saat musim panen tiba. "Wah repot sekali pokoknya, saya sering mengalami gabah yang sudah di angkat ke motor kembali jatuh," keluhnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Desa Cibogohilir Abad Badrudin mengatakan, jalan yang berada di tengah lahan sawah milik para petani itu, memang belum ada perbaikan setelah sebelumnya di jalan tersebut diperbaiki oleh badan keuangan masyarakat (BKM), mulai dari Kampung Sindang Aso hingga ujung Kampung Tegal Tengah tahun 2013 lalu. Meski demikian, Abad mengatakan, pihaknya akan memperbaiki jalan yang memiliki panjang sekitar 300 meter dan luas 2 meter tersebut dengan menggunakan dana desa (DD) pada tahun depan. "Sekalian saya akan buat tembok penahan tanah (TPT), agar lebar jalan tersebut lebih jelas dan tidak mengambil lahan milik petani atau pun sebaliknya," kata kades. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template