Jalan Berlumpur Parunglaksana Berbahaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Berlumpur Parunglaksana Berbahaya

Jalan Berlumpur Parunglaksana Berbahaya

Written By Mang Raka on Jumat, 07 Oktober 2016 | 14.30.00

PANGKALAN, RAKA - Pengguna jalan utama Badami-Loji mengeluhkan jalan berlumpur di wilayah Kampung Parunglaksana, Desa Tamansari. Jalan tanah berbukit itu tergerus air hujan hingga menjadi licin dan rawan kecelakaan.

Bukan hanya kondisi tanah yang labil tetapi juga kendaraan operasional pengangkut batu kapur yang lalu lalang membuat batas jalan rabat beton menjadi rusak hingga ketika hujan jalan jadi berlumpur. Kerusakan itu hingga ke jalan utama. Pantauan RAKA, Kamis (6/10), jalan sepanjang 10 meter di wilayah tersebut berlumpur dan licin. Kondisi jalan itu sudah makan korban pengendara motor yang terjatuh lantaran licin.
Iis (19) warga Kampung Bunder, Desa Tamansari, membenarkan sudah ada yang terjatuh karena jalan licin dan berlumpur yang disebabkan ceceran kapur yang tertumpah akibat aktivitas truk-truk pengangkut batu kapur. "Sudah ada penggendara motor yang terjatuh. Hingga saat ini menurut saya karena lumpur yang dihasilakn dari perbukitan yang diseret oleh air hujan dan menggenangi batas jalan rabat beton hingga terbawa oleh ban kendaraan yang lalulalang, hingga beberapa meter. Tapi akibatnya jalan malah licin," ungkapnya.
Sementara di tempat berbeda, Ahyar (40), dirinya membenarkan perbukitan Kampung Cibeureum yang ada di atas jalan utama memang cukup bermasalah. Menurutnya dijadikan tempat untuk aktivitas pabrik batu kapur, karena jalan menuju ke atas nya tanah merah dan dilintasi oleh kendaraan besar maka tanah pun terbawa dan tergerus oleh air hujan. "Saya fahami memang diatasnya ada pabrik kapur. Setiap hari ada aktivitas kendaraan pengangkut batu kapur. Karena aktivitas mereka jalan yang berlumpur jadi terbawa oleh gerusan air hujan, dan genangan tersebut pun terbawa hingga ke jalan utama Badami-Loji hingga khawatirkan banyak pengendara," jelasnya.
Dibenarkan Khotib (35), dirinya pernah mengalami kecelakaan di tempat tersebut karena jalan licin oleh lumpur. Dirinya mengalami kecelakaan karena selain batas jalan rabat beton yang berlumpur juga adanya batu yang besar terendam air hingga tidak nampak lalu tertabrak oleh ban motornya hingga dirinya terjerembab ke depan kendaraannya. "Saya lihat tanah merah terbawa dari atas pabrik kapur yang ada di kampung Parunglaksana. Dan jalan malah terendam oleh air hingga pandangan saya susah melihat adanya batu dan akibatnya malah saya susah mengendalikan motor saya hingga terjatuh. Seharusnya bisa secepatnya diperbaiki hingga tidak lagi terjadi kecelakaan," katanya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template