Gus Hasan Catat Sejarah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gus Hasan Catat Sejarah

Gus Hasan Catat Sejarah

Written By Mang Raka on Jumat, 14 Oktober 2016 | 14.30.00

-Ketua PWNU Termuda di Indonesia

TEMPURAN, RAKA - Terpilihnya KH Hasannuri Hidayatullah sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Barat, menjadi loncatan bagi kiai yang lahir tahun 1978 ini. Di usianya yang terbilang muda, menantu KH Nur Muhammad Iskandar SQ ini sudah memimpin jabatan Rois yang disandingkan dengan sejumlah Ketua Tanfidziyah Karawang KH Hasan Bisri Syafei dan H Akhmad Marjuki yang usianya justru jauh lebih sepuh darinya. Bahkan, mandat jabatan barunya sebagai ketua setelah terpilih di Koferwil NU Jabar di Garut, sekaligus memulai sejarah pertama kalinya, ulama Karawang menduduki jabatan ketua Tanfidziyah di Jawa Barat.
Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Karawang, Dr KH Munir Huda mengatakan, terpilihnya Gus Hasan sebagai ketua baru di PWNU Jabar sekaligus membuat sejarah baru bagi NU di tanah pasundan. Sebab dari mitos-mitos selama ini, NU Jabar kecocokan kepemimpinnya selalu darah keturunan Raden Soleh, tapi meskipun bukan putra Jawa Barat asli, pimpinan pesantren Ashidiqiyah Cilamaya ini bisa menjadi model bagi provinsi lainnya di Indonesia untuk menampilkan kiai alim dan terbaik untuk memimpin NU di berbagai wilayah.
Bahkan, Gus Hasan yang disandingkan dengan Rois barunya dari Garut yaitu KH M Nuh Addawami, tergolong kiai muda, bahkan jadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang ketuanya termuda. Ini sebut Munir, diharapkan bisa menjadi tolak ukur kemajuan NU kedepan, karena Jawa Barat merupakan penyangga nasional yang sangat dilirik dalam dinamika kehidupan sosial dan keagamaan. "Saya kira tidak ada ketua PWNU se muda Gus Hasan di Indonesia saat ini, semoga kepemimpinannya di Jabar yang menjadi penyangga nasional ini bisa membawa NU lebih baik lagi," harap dia.
Dalam seminggu ini sebut mantan Rektor STIT Ashidiqiyah ini, Gus Hasan bersama Ketua demisioner, KH Eman Suryaman sudah harus merampungkan penjaringan pengurus baru masa khidmat 2016-2021 mendatang. Diharapkan juga, dalam penyusunannya tidak ada kepentingan parpol maupun intervensi kekuasaan agar perjalanan NU menjadi lurus dan aspiratif. Apalagi, Gus Hasan ini sukses menghidupkan kegiatan-kegiatan ke-NU-an yang selama ini terus berjalan di Karawang, seperti Bahsul Masail, Lailatul Ijtima, pembinaan ekonomi dan penguataan Lembaga Amil Zakat dan Sodakoh NU (Lazisnu). Semoga saja kesuksesan yang sudah diraihnya selalu bisa dikembangkan di Jawa Barat, disamping membangun komunikasi yang lebih masif lagi antara NU di tingkat cabang maupun wilayah. "Jangan ada kepentingan parpol dan kekuasaan menyusup kuat dalam penyusunan kepengurusan baru Gus Hasan, karena kabarnya pelantikan akan digelar sebelum hari santri 22 Oktober mendatang," tandasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template