Gorong-gorong Wancimekar Asal Jadi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gorong-gorong Wancimekar Asal Jadi

Gorong-gorong Wancimekar Asal Jadi

Written By Mang Raka on Kamis, 20 Oktober 2016 | 16.00.00

-Baru Dibangun Sudah Ambruk

KOTABARU, RAKA - Pembangunan gorong-gorong di pertigaan Wancimekar menuju kantor Camat Kotabaru kualitasnya buruk. Hal itu bisa dilihat dari kondisi gorong-gorong, yang belum lama ini selesai dibangun sudah rusak. Meski saat ini sudah kembali diperbaiki, tetapi hal itu menjadi pelajaran bagi para pemborong, agar tidak main-main mengerjakan proyek.
"Sekarang sudah dibetulkan lagi oleh pihak pemborong yang mengerjakan proyek itu yah," ujar Kasi Ekbang Kotabaru, Arif, Rabu (19/10) kemarin.
Dia meminta kepada para pemegang proyek infrastruktur jalan maupun saluran tersier, agar memperhatikan kualitas hasil pengerjaan proyek. Sehingga kualitas pengerjaan proyek yang berasal dari APBD Karawang, sesuai dengan bestek pengerjaan. "Pengerjaan proyek tersebut sekitar akhir bulan September lalu selesai. Tapi dalam waktu beberapa minggu gorong-gaorong itu ambruk," ucapnya.
Ia melanjutkan, kedepan setiap pelaksanaan pengerjaan infrastruktur di Kecamatan Kotabaru, diperlukan pengawasan dari para pengawas  lapangan Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP), maupun Dinas Cipta Karya (DCK). Supaya setiap pengerjaan infrastruktur yang bersumber dari APBD, dapat dilaksanakan dengan baik. "Para pemborong atau pelaksana proyek jangan hanya mengejar kuantitas pengerjaan saja. Diperhatikan juga kualitas pengerjaan, supaya hasil proyek bertahan lama," ujarnya.
Dia juga menyampaikan, para pemborong atau pelaksana proyek di wilayah Kecamatan Kotabaru, tidak pernah ada koordinasi dengan pihak pemerintahan kecamatan. Sehingga pihaknya cukup sulit melakukan pengawalan. "Saya tahu dari masyarakat sekitar jembatan itu. Bahwa kondisinya ambruk tidak bisa dilalui kendaraan roda empat," ujarnya.
Terkait besarnya anggaran yang terserap untuk pengerjaan goarong-gorong tersebut. Arif sebagai Kasie Ekbang Kecamatan Kotabaru mengaku tidak mengetahui secara pasti, bahkan siapa atau perusahaan apa yang menjadi pemegang proyek itu dia juga tidak tahu.
"Benar saya tidak mengetahui berapa besar anggarannya pengerjaan gorong-gorong tersebut. Kemudian CV atau PT yang mengerjakan pun tidak tahu. Karena tidak ada kordinasi atau pemberitahuan terkait pengerjaan proyek tersebut," katanya
Sementara tokoh masyarakat Kecamatan Kotabaru H Asep Supritana, sangat menyesalkan tidak adanya kordinasi dari pihak pelaksana pengerjaan gorong-gorong kepada pihak terkait. Mestinya Kecamatan Kotabaru mengetahui data berbagai pelaksanaan proyek infrastruktur. Karena pelaksanaan proyek gorong-gorong tersebut berada di wilayah Kecamatan Kotabaru. "Masa iya, tidak ada tembusan sama sekali kepada pihak pemerintahan setempat. Anehkan kondisi tersebut bisa terjadi," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template