Gempa di Laut Subang Terasa Sampai Cilamaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gempa di Laut Subang Terasa Sampai Cilamaya

Gempa di Laut Subang Terasa Sampai Cilamaya

Written By Mang Raka on Kamis, 20 Oktober 2016 | 13.00.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Gempa berkekuatan 6,5 skala richter (SR) mengguncang kawasan Subang, Rabu (19/10) sekira pukul 07.25 WIB.  Dilansir dari website BMKG, lokasi gempa berada di 5.29 lintang selatan dan 108.00 bujur timur. Pusat gempa berada di kedalaman 654 kilometer. Lokasi gempa sekitar 120 kilometer ke arah timur laut Patimban, yang menjadi lokasi pengganti pelabuhan Cilamaya.
Meski guncangan gempa tidak dirasakan signifikan masyarakat Subang, namun sejumlah nelayan Karawang yang melintasi laut Subang saat melaut, disebut-sebut mengalami goyangan gempa yang tidak berpotensi tsunami tersebut, meski skalanya kecil.
Ketua Rukun Nelayan Pasirputih Kecamatan Cilamaya Kulon, Sahari mengatakan, gempa Subang terasa oleh nelayan yang biasa melaut dan melintasi laut Subang. Tetapi gempa di laut itu bukan menjadi persoalan, selagi masih bisa mencari ikan dan rajungan. "Apalagi tidak berpotensi tsunami," ujarnya kepada Radar Karawang.
Sejauh ini, pihaknya belum menerima laporan dampak terparah gempa bagi nelayan yang tengah melaut, karena titik pusat gempa juga sangat jauh dengan kedalaman sampai ratusan kilometer. "Dirasakan sih iya, tapi kalau di laut nggak terasa gempa. Jadi ya biasa-biasa saja, pusat gempanya juga jauh," ungkapnya.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Karawang, Jejen Jaenal Mutakin mengungkapkan, nelayan Ciparage arah melautnya tidak menuju ke wilayah laut timur Subang, tetapi ke arah barat yaitu Pakisjaya dan Cemarajaya. Dirinya juga belum menerima laporan dari nelayan pesisir, khususnya wilayah Muara yang berbatasan langsung dengan laut-laut Subang. Lagi pula, dari laporan yang diterimanya di BMKG kepada HNSI, pusat gempanya berada di 120 kilometer timur laut Subang, dengan kedalaman 654 kilometer.
Melihat pusat gempa itu, posisinya berada di laut antara Patimban Desa Teruntum Legon (Subang)-Eretan (Indramayu) yang disebut-sebut sebagai lokasi bakal pengganti pelabuhan Cilamaya. "Kalau nelayan Ciparage melaut ke arah barat, gak tahu wilayah Muara. Tapi kita belum mendapat laporan ada nelayan Karawang terdampak di tengah laut," ujarnya.
Manajer Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasirputih, Waryono mengungkapkan, gempa yang berpusat di laut Subang tidak terlalu mempengaruhi nelayan Pasirputih. Begitupun dengan ancaman tsunami yang tidak ada, ketinggian air laut di pantai masih tetap normal, tidak pasang maupun tidak surut mendadak. "Nelayan dan kondisi ketinggian air di pantai normal aja tuh," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Klo begitu pelabuhan kurang cocok di subang.pelabuhan dibangun di karawang aja.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template