Gelantungan di Angkot Jadi Tradisi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gelantungan di Angkot Jadi Tradisi

Gelantungan di Angkot Jadi Tradisi

Written By ayah satria on Rabu, 05 Oktober 2016 | 20.42.00

TIRTAJAYA, RAKA – Minimnya fasilitas umum yang tersedia di Kecamatan Tirtajaya membuat sejumlah siswa salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) nekad melakukan aksi yang berbahaya. Minimnya trasportasi umum, memaksa mereka berdesakan dan bergelantungan di atas atap dan bemper belakang mobil.
Seperti yang terlihat di sepanjang jalan Tirtajaya menuju Rengasdengklok. Ternyata tak hanya irigasi saja yang terlihat, aksi koboi pelajar nekad pun ikut tergambar.
Dani pelajar nekad ini mengaku tidak ada lagi cara mengantarkannya pulang ke rumah selain menggunakan angkot. Ia mengaku nekat naik ke atap dan bemper belakang karena angkot jurusan Batujaya-Dengklok sangat terbatas. “ Gimana lagi daripada lama harus nunggu mending sekalian nebeng, lagian kita juga bayar kok,” katanya sambil ketawa.
Meski tetap dikenakan bayaran yang sama dengan penumpang di dalam mobil. Namun mereka tidak merasa rugi karena semua atas dasar kemauannya sendiri. “Bayar mah tetap aja sama dua ribu rupiah sekali jalan pulang, daripada telat pulang ke rumah kalau sama teman-teman semuanya dibawa asik aja, rame,” aku salah satu teman Dani, Rizki.
Sementara sang supir angkutan umum, Kardi sudah kehabisan akal mencegah mereka naik atap mobil. “Ah say amah terserah mereka saja, yang penting saya sudah mengingatkan, kalau ada kenapa-kenapa di jalan juga kan bukan salah saya, mereka aja yang bandel,” jelasnya. (fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template