Egi Mendapatkan Gas Elpiji di Perbatasan Bogor - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Egi Mendapatkan Gas Elpiji di Perbatasan Bogor

Egi Mendapatkan Gas Elpiji di Perbatasan Bogor

Written By Mang Raka on Sabtu, 08 Oktober 2016 | 13.30.00

TEGALWARU, RAKA - Masyarakat dibuat bingung dengan langkanya gas elpiji 3 kg. Hampir di setiap warung dan agen sulit didapatkan hingga mesti mencari sampai lain kecamatan. Sampai saat ini pemerintahan setempat belum mengambil tindakan terkait kelangkaan gas tersebut. Sementara ini, untuk menyiasati tidak adanya gas masyarakat menggunakan kayu bakar.

Wiwin (43), warga Kampung Cipeuteuy mendesak agar pemerintah segera mengambil tindakan dengan langkanya gas elpiji yang 3 Kg. Dirinya malah keluhkan ada gas yang di dapatkan malah dalam keadaan rusak karena karet klep pengatur gas tidak berfungsi dengan baik. Dirinya megeluhkan pasokan gas di wilayah kecamatan Tegalwaru sulit di dapatkan oleh warga. "Kalau begini warga akan menjadi bingung saja mesti ke siapa lagi mendapatkan gas dan keluhkan perihal langka nya gas melon itu.Saya harap pemerintah secepatnya lakukan tindakan agar ada hasil yang jelas keberadaan gas elpiji 3 Kg, agar warga bisa lanjutkan kehidupannya," ketusnya.
Hal senada diungkapkan Egi Habsi (27), dirinya mengakui mesti mencari hingga beberapa kilometer diluar kecamatan. Dia juga mencoba mencari di agen dan warung terdekat akan tetapi tidak didapatkan. Bahkan sampai mendapatkannya di wilayah Ujung Karawang yaitu di perbatasan Kabupaten Karawang dan Bogor yaitu di Kampung Baged, Kecamatan Pangkalan. "Saya mencari nya sampai jauh sekali, sampai ke wilayah Kecamatan Pangkalan.  Itupun saya dapatkan hampir sampai kabupaten Bogor. Sebelumnya sempat saya cari sampai ke wilayah yang dekat -dekat seperti Desa Wargasetra karena ada kios ternyata nihil, hingga ke Desa Cintawargi pun sama kosong," ungkapnya.
Amalia (23), warga Kp. Cipeuteuy juga mengungkapkan, dirinya mendapatkan gas elpiji 3 Kg dalam keadaan rusak.Karet klep yang di miliki gas tidak berfungsi dengan baik. Dirinya hingga berkali-kali mencoba perbaiki karena sulit akan dapatkan kembali gas itu. Tapi hingga berjam-jam lamanya gas elpiji 3 Kg tidak kunjung bisa di gunakan.
"Kesal jugalah sudah hampir dua jam saya perbaiki karet klep nya malah tidak berfungsi dengan baik. Padahal saya dapatkan dengan susah payah hingga berkilo-kilo meter jauhnya. Saya harap persoalan ini serius disikapi pemerintah. Jangan sampai beban mendapatkan uang sudah susah payah untuk dapatkan gas saja dalam keadaan rusak," ucapnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template