Dishub Payah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Dishub Payah

Dishub Payah

Written By Mang Raka on Senin, 17 Oktober 2016 | 19.53.00

-Target PAD Minta Dikurangi Rp 1,5 Miliar

CIKAMPEK, RAKA - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) seharusnya bisa diandalkan Pemerintah Kabupaten Karawang, mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Setelah keuangan pemerintah daerah babak belur, karena dana alokasi umum (DAU) Rp 226 miliar ditahan Kementerian Keuangan.
Namun, alih-alih bisa memenuhi ekspektasi pemkab, dinas yang dipimpin oleh Aip S Chalil meminta agar target PAD dikurangi Rp 1,5 miliar. "Dishub nego minta target PAD nya diturunkan Rp 1,5 miliar. Tadinya ditargetkan Rp 9 miliar. Sekarang minta Rp 7,5 miliar," ujar Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Karawang, H Danu Hamidi kepada Radar Karawang, Minggu (16/10).
Dia merasa heran dengan permintaan Dishub. Padahal, tambah Danu, seharusnya Dishub menjadi organisasi perangkat daerah (OPD) yang membantu PAD cukup tinggi, karena memiliki potensi yang sangat baik. "Alasannya karena retribusi telekomunikasi (tower) tidak tergarap, karena bertentangan dengan perundang-undangan. Padahal potensi lainnya bisa dioptimalkan," ujarnya.
Dia mencontohkan, setiap tahun, jumlah kendaraan di Karawang bertambah banyak. Artinya, retribusi yang dihasilkan oleh Dishub seharusnya bisa meningkat juga. Seperti pendapatan dari pengujian kendaraan bermotor (KIR). Sumber PAD lainnya yang bisa digarap Dishub adalah retribusi parkir. Namun, pengelolaan parkir yang diserahkan ke pihak ketiga, hasilnya selalu jauh dari harapan. "Kajian yang dilakukan oleh Dishub asal-asalan. Sehingga banyak potensi parkir yang seharusnya masuk menjadi PAD, ini malah tidak masuk," ungkapnya.
Ia melanjutkan, cara lain yang bisa dilakukan Dishub adalah melakukan jemput bola. Seperti uji KIR secara door to door ke perusahaan-perusahaan. Atau melakukan pengawasan dengan baik terhadap pengelola parkir yang dilakukan pihak ketiga. "Bukan berarti saya menuduh. Tapi seharusnya potensi yang ada dilakukan pengkajian secara matang. Sehingga berapa perkiraan besarannya bisa benar-benar terlihat," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karawang, Aip S Chalil belum bisa dimintai keterangan. Sedangkan Sekretaris Dishubkominfo, H Nunu Nugraha, mengaku tidak bisa memberi komentar lebih jauh, karena tidak memiliki kewenangan untuk menanggapi persoalan tersebut. (zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template