Disdukcapil Pangkas Birokrasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Disdukcapil Pangkas Birokrasi

Disdukcapil Pangkas Birokrasi

Written By Mang Raka on Senin, 24 Oktober 2016 | 16.00.00

*Nomor Pengaduan Diluncurkan  

KARAWANG,RAKA - Seperti tanaman jamur, dimanapun bisa tumbuh bahkan dengan kondisi cuaca seperti apapun. Begitupun aksi pungutan liar (pungli), semakin hebat program pemberantasan dilakukan semakin lihai pula para pelaku aksi menjalankan aksinya agar tidak ketahuan. Dan, kemarin (23/10) untuk memapas aksi pungli, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) memberlakukan kebijakan bagi warga yang akan membuat KTP Elektronik cukup dengan hanya memperlihatkan KTP lama.

"Masyarakat biasanya malas mengurus KTP atau dokumen kependudukan lainnya karena prosesnya lama sehingga mengambil jalan pintas menggunakan jasa  orang lain. Lewat terobosan baru ini  masyarakat hendaknya mengurus sendiri karena birokrasinya sudah kita permudah," ungkap Kadisdukcatpil Yudi Yudiawan.
Yudi memaparkan kalau masyarakat yang belum membuat KTP Elektronik bisa langsung datang ke kantor dinas kependudukan tanpa harus membawa surat pengantar dari RT, RW dan kecamatan. Kebijakan itu dikatakan Yudi untuk memberantas praktek pungutan liar terkait pengurusan administrasi kependudukan, termasuk akte kelahiran dan dokumen lain. "Cukup bawa KTP lama atau kartu keluarga saja sebagai bukti kependudukan akan kita layani secara gratis," kata Yudi.
Selain mencegah praktek pungli, terobosan baru tersebut dilakukan untuk memutus rantai birokrasi sehingga waktu pengurusan dokumen  kependudukan  berjalan lebih optimal dan cepat. Untuk mensosialisasikaan terobosan tersebut, Disdukcatpil  sudah mengeluarkan edaran kepada pemerintahan desa atau kelurahan terkait kebijakan ini. Nantinya pihak pemerintah desa atau kelurahan yang menyampaikan terobosan baru ini ke masyarakatnya  masing-masing.
Selain Yudi juga memastikan biaya mengurus dokumen kependudukan gratis. Oleh sebab itu, lanjut Yudi, pihaknya menghimbau agar masyarakat untuk tidak menggunakan jasa perantara saat mengurus dokumen kependudukan. "Jangan gunakan jasa perantara karena persyaratannya sudah dipermudah," pintanya.
Bagi masyarakat yang masih menemukan kesulitan setelah terobosan ini diberlakukan, pihaknya mempersilahkan warga untuk menyampaikan keluhan melalui telepon atau SMS ke nomor hape 0821 1190 2222. Masyarakat tidak perlu takut atau khawatir untuk mengaku atau melapor karena nomor telepon tersebut langsung di pegang oleh dirinya sendiri (Kadisdukcatpil) dan dijawab secara langsung oleh dirinya. "Setiap hari itu ada sekitar 60 SMS yang masuk dengan berbagai keluhan dan semuanya saya jawab sendiri. Kalau kurang data saya hubungi staf saya kemudian baru saya jawab," pungkasnya. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template