Dirut RSUD Ngeluh Kebanjiran Pasien Kiriman - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dirut RSUD Ngeluh Kebanjiran Pasien Kiriman

Dirut RSUD Ngeluh Kebanjiran Pasien Kiriman

Written By Mang Raka on Selasa, 25 Oktober 2016 | 18.50.00

KARAWANG, RAKA - Layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang yang selalu dikeluhkan oleh masyarakat, akhirnya dijawab oleh direktur rumah sakit plat merah tersebut.
Menurut dr Asep Hidayat Lukman, rumah sakit yang dipimpinnya sudah berusaha maksimal melayani masyarakat. Namun, jumlah pasien yang terus membludak akibat tidak tuntasnya pengobatan di rumah sakit swasta, membuat para dokter dan perawat kewalahan. Hal inilah yang kemudian dianggap masyarakat, pelayanan RSUD lambat. "Kami keterbatasan ruangan dan SDM. Dampaknya muncul pelayanan yang over, dan diartikan masyarakat pelayanan buruk RSUD Karawang, dengan penolakan dan lainnya," keluh Asep kepada Radar Karawang, Senin (24/10) kemarin.
Asep menegaskan, buruknya pelayanan RSUD, tidak lepas dari peran rumah sakit swasta di Karawang yang tidak maksimal melayani pasien BPJS Kesehatan. Mereka hanya memikirkan untung semata. Dari sekitar 20 rumah sakit swasta, 15 diantaranya sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. "Kalau hanya penyakit tifus, dan penyakit ringan lainnya dilayani. Tapi jika sudah penyakit berat, pasti lepas tangan dengan merujuk ke RSUD Karawang karena tidak mau rugi," beber Asep.
Asep mengaku sudah melaporkan persoalan itu kepada bupati Karawang, dengan meminta melakukan peninjauan ulang izin jika ditemukan rumah sakit, yang hanya berorientasi keuntungan semata. "Jelas dengan layanan yang tidak maksimal, RSUD Karawang kebanjiran pasien setiap harinya," tuturnya.
Sebagai rumah sakit umum daerah, bahkan sudah rujukan regional, RSUD menerima pasien BPJS Kesehatan. Tapi keterbatasan SDM dan ruangan, menyulitkan pemberian layanan terbaik. Padahal, semenjak dirinya dipercaya menjadi direktur RSUD, terus melakukan perbaikan.
"Ini masih saja tidak cukup, dengan tadi terlalu banyaknya pasien masuk. Sementara RSUD juga ada keterbatasan. Jadi dampaknya ada SDM yang kelelahan dan sebagainya, dan dilain sisi banyak juga pasien atau keluarga pasien yang menyalahartikan keterbatasan pelayanan," ujarnya.(dri)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template