Dies Natalis Fakultas Hukum Unsika ke- 51 - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dies Natalis Fakultas Hukum Unsika ke- 51

Dies Natalis Fakultas Hukum Unsika ke- 51

Written By Mang Raka on Kamis, 13 Oktober 2016 | 15.00.00

Ratusan Mahasiswa Ikuti Seminar Ketenagakerjaan

KARAWANG, RAKA – Dalam rangka dies natalis Fakultas Hukum Universitas Singaperbangsa (Unsika) yang ke 51 menyelenggarakan kegiatan seminar tentang pengawasan tenaga kerja asing, paradoks antara kesejahteraan rakyat dan arus globalisasi di aula kampus, Rabu (12/10) pagi kemarin. Sebanyak ratusan mahasiwa hadir dalam kegiatan tersebut.
Salah satu dosen Unsika, Siti Hamimah SH, MH menyampaikan, bahwa kegiatan seminar tersebut juga merupakan sebagai bentuk tambahan ilmu atau pengetahuan bagi mahasiswa Fakultas Hukum Unsika dalam belajar. Karena, kata dia, ada pembicara kompeten yang hadir dalam kegiatan tersebut. “Ada Prof Dr Tarsisius Murwaji SH MH, dan Tundjung Rijanto ST MT dari kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia,” ucapnya.
Dia berharap, dalam kegiatan tersebut ada kesinambungan antara kementrian dengan pemerintah daerah (Pemda). Namun sungguh disayangkan bagi dia, karena dalam kegiatan tersebut tidak dihadiri oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karawang. “Saya berharap, kedepan ada kesinmabungan bagi semuanya,” ucapnya.
Tundjung Rijanto ST.MT dari Kementrian Ketenagkerjaan Republik Indonesia yang hadir mengisi materi menyampaikan, bahwa hukum adalah segala bentuk untuk mencapai sebuiah kesuksesan. Dimana, kata dia, segala sesuatu itu semua berdasarkan hukum. Maka ada dua keumngkinan bagi mahasiswa hukum yang ada di Indonesia yaitu selamat dan celaka. “Kuncinya semua hidup kita sudah diatur dengan hukum, maka beruntunglah kita bisa memperlajri hukum,” katanya.
Berbicara tentang ketanagakerjaan dia menjelaskan, bahwa ada beberapa undang-undang yang menjelaskan tentang ketenagakerjaan. Namun adapula bagi dia permasalahan tentang ketenagakerjaan. “Masih ditemukan perlanggaran tentang ketenagakerjaan, masih terdapat penyimpangan lokasi kerja Ketenagkerjaan dan banyak lagi yang lainnya,” akunya.
Tak hanya itu, hal tersebut juga bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakat seperti pilihan pekerjaan terbatas pada bidang yang tidak mengandalkan pemikiran tingkat tinggi. “Jenis pekerjaan yang membutuhkan ketarampilan tingkat menengah seperti teknisi atau karyawan juga tidak bisa diakses, karena mereka tidak memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup,” akunya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template