Cegah Tawuran Pelajar Tugas Bersama - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cegah Tawuran Pelajar Tugas Bersama

Cegah Tawuran Pelajar Tugas Bersama

Written By Mang Raka on Senin, 10 Oktober 2016 | 16.30.00

KARAWANG, RAKA- Tawuran pelajar hingga saat ini masih sulit dihentikan. Baru-baru ini, tawuran terjadi antara SMK PGRI Lemahabang dengan SMK Purwasari yang menewaskan salah satu SMK PGRI Lemahabang. Untuk mengatasi tawuran ini, menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari guru, orangtua, masyarakat, tokoh agama dan juga pemuda.
Aktivis perempuan Purwasari, Apriyanti Marwah SE mengatakan, kejadian tersebut bukan semata-mata kesalahan siswa. Menurutnya, anak-anak masih butuh pembelajaran dan pendampingan dari pihak manapun seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, guru dan orangtua serta pemerintah. "Jika dilihat dari APBD, dana tertinggi ada pada bidang pendidikan, dalam hal ini artinya disdikpora tidak bekerja dengan serius, program yang diselenggarakan hanya untuk penyerapan anggaran, artinya bersifat seremonial dan tidak tepat sasaran. Harus ada evaluasi juga dari sisi pengajaran yang dilakukan guru, jangan sampai guru hadir di kelas sebagai kepanjang tanganan dari diktat-diktat. Jangan sampai tidak ada pendidikan karakter dan moral yang disampaikan," paparnya.
Selanjutnya, mantan pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Karawang ini meminta, tawuran pelajar ini menjadi perhatian bersama semua pihak, khususnya pemerintah. Efek jera yang diberikan kepada pelaku tawuran melalui penahanan, hanya akan berdampak pada si pelaku dan keluarga, sehingga bukan mustahil kedepan akan terjadi kasus dan masalah serupa. "Pemerintah yang visioner harus memprioritaskan program pendidikan di atas segalanya-galanya. Karena pendidikan yang buruk akan menciptakan kemiskinan dan kriminalitas semakin tinggi. Pendidikan yang baik akan mencetak generasi bangsa yang baik, generasi yang baik akan menjadikan bangsa yang bermartabat. Ciptakanlah lingkungan yang baik, ramah dan peduli anak. Karena bagaimanapun lingkungan akan membentuk anak," pungkasnya. (asy)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Belajar bersama/kelompok, yang ada Mesum bersama iya... exschool di sekolah pulang sekolah, jam pulang sekolah di kasih makan dengan uang BOS,,, catring atau nasi kotak setelah itu ganti baju olah raga dengan mengikuti exschool nya masing-masing... exschool wajib, tidak ikut, keluar sekolah...

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template