Camat Tempuran Disemprot BPMPD - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Camat Tempuran Disemprot BPMPD

Camat Tempuran Disemprot BPMPD

Written By ayah satria on Rabu, 05 Oktober 2016 | 20.46.00

-Gara-gara Dua Desa Belum Setor SPJ ADD
TEMPURAN, RAKA - Dua desa di Kecamatan Tempuran ditegur pemerintah kecamatan karena macet membuat Surat Pertanggungjawaban (SPJ) tahap pertama. Desa tersebut adalah Desa Lemahmakmur dan Tanjungjaya. Gara-gara tak kunjung dibuat, dua desa ini diminta menghadap kantor BPMPD Karawang.
Di sela-sela minggon kecamatan, Kasie Ekbang Kecamatan Tempuran, Junaedi mengatakan, waktu yang sudah mepet sudah tidak bisa lagi dilorerir mana mungkin proposal ajuan dibuat tapi SPJ tahap pertama dana desa belum dirampungkan. Wajar, jika pihaknya membuatkan surat teguran kepada kedua desa tersebut sebagai bentuk tanggungjawab agar diseriusi. Sebab akibat kedua desa yang belum dirampungkan, pihaknya menerima teguran serupa dari dinas dan BPMPD soal ini. Ia mempersilahkan, alasan kedua desa. Namun yang pasti keduanya harus menghadap BPMPD. Keluhannya sambung Junaidi, baik soal pajak atau lainnya harus diselesaikan segera, karena jika tidak, pencairan tahap-tahap berikutnya akan macet. "Kami sudah bikin surat teguran yang ditandatangani camat langsung, apapun keluhannya silahkan menghadap BPMPD," ajak dia.
Junaedi menambahkan, akibat SPJ yang belum diselesaikan juga, ajuan tahap-tahap berikutnya sudah pasti tersendat. Bahkan selain Lemahmakmur dan Tanjungjaya, Se Karawang ini Dana Desa yang usulannya belum masuk sebanyak 45 desa. Untuk itu, ia peringatkan Desa Lemahmakmur dan Tanjungjaya agar proaktif menyelesaikan SPJ dana desa ini. Jika ada persoalan segera diselesaikan tanpa menghambat SPJ. Karena proposal tahap-tahap berikutnya harus segera diajukan. Pihak kecamatan siap memfasilitasi, asalkan pemerintah desa proaktif menyelesaikannya. "Kita siap fasilitasi asalkan proaktif," tambahnya.
Selain SPJ dana desa, hal yang macet juga terjadi di pembuatan buku profil desa, ia sebut hampir semua desa belum memiliki website, kecuali Ciparagejaya dan Lemahduhur. Ia juga menerima laporan bahwa saat ini sudah 7 desa sesuaikan akun dan PIN nya. Dalam akun ini harus diisi data lengkap perangkat desa dan Data Dasar Keluarga (DDK). "Selain dana desa ia minta profil desa segera diisi dan dilaporkan," tambah dia.
Camat Tempuran Suwandi menagih laporan tersebut supaya sesegera mungkin diberikan oleh pemerintah desa, baik dana desa maupun profil desa. Bahkan, baru-baru ini, juga ia mendengar dua desa yang belum menyerahkan Bendahara Desa yang baru untuk di SK Kan bupati. Kedua desa tersebut adalah Lemahmakmur dan Dayeuhluhur.
Tidak itu saja sambung Camat, saat Dana Bagi Hasil (DBH) yang tak lama lagi turun, pemasukan PBB diatas 50 persen baru Desa Ciparagejaya. Sedangkan yang paling bawah ditempati Desa Lemahmakmur dengan pemasukan 5,3 persen. Para kades sebut Camat, harus mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa waktu pemasukan PBB sudah jatuh tempo dan akan didenda 2 persen terhitung 1 Oktober ini. "Saya minta verifikasi lagi, banyak desa yang belum laporkan beberapa pertanggungjawabannya," desak camat. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template