Calo Tenaga Kerja Ditangkap - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Calo Tenaga Kerja Ditangkap

Calo Tenaga Kerja Ditangkap

Written By Mang Raka on Rabu, 26 Oktober 2016 | 15.30.00

-Satpam Dean Shoes Minta Rp 4 Juta

CIKAMPEK, RAKA - Bagi masyarakat Karawang yang kerap tertipu oleh calo tenaga kerja, ada baiknya segera lapor polisi. Seperti yang dilakukan oleh Irfan Gumuliran (24) warga Kampung Pulo Gebang, Desa Barugbug, Kecamatan Jatisari.
Merasa tertipu satpam PT Dean Shoes, SY (31) alias Riyan, warga Dusun Poponcol RT 02/01, Desa Dawun Tengah, Kecamatan Cikampek, akhirnya Irfan melaporkan persoalan itu ke Polsek Cikampek. Penangkapan terhadap Riyan bermula saat ada dua orang calon tenaga kerja, dijanjikan bakal masuk kerja asalkan membayar uang masing-masing sebesar Rp 4 juta. Saat akan melakukan aksi penipuan berikutnya di sekitar kawasan industri yang masuk Desa Kalihurip, akhirnya Riyan disergap oleh anggota Polsek Cikampek sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (24/10). "Modusnya memasukan kerja ke Dunlop dan AHM. Itu dari tahun 2015 sampai 2016. Pengakuannya baru dua kali. Tapi kemungkinan lebih dari dua kali," papar Kapolsek Cikampek AKP Doni Satria Wicaksono kepada Radar Karawang, Selasa (25/10).
Menurut Kapolsek, tersangka berprofesi sebagai satpam di PT Dean Shoes selama 5 tahun. Untuk sementara ini, baru dua orang korban yang membuat laporan kepada pihak kepolisian, salah satunya adalah Irfan Gumuliran bin Sanudin (24), warga Kampung Pulo Gebang RT 01/06, Desa Barugbug, Kecamatan Jatisari. "Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 KUHP, dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara," ujarnya.
Tokoh masyarakat Cikampek, Ely Suhaeli menyampaikan, praktek percaloan tenaga kerja, mafia tenaga kerja bahkan penipuan terhadap para calon tenaga kerja, sebenarnya sudah sangat marak terjadi di Kabupaten Karawang. Tetapi hanya sebagian kecil saja yang sampai pada proses hukum, sementara kebanyakan diselesaikan sebelum masuk proses hukum. "Ini permasalahan klasik yah. Jadi seperti gunung es, kelihatannya sedikit. Padahal di dalamnya banyak," ujarnya.
Ia melanjutkan, pemerintah harus bisa menyelesaikan persoalan tersebut, sehingga warga merasa aman saat memiliki keinginan untuk masuk dunia industri. "Warga sudah jenuh. Kerja kok harus bayar. Padahal mereka mencari kerja karena memang tidak punya penghasilan tetap. Tidak punya uang," tegasnya. (zie)



Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template