BRI Jarong Dirampok, Rp 300 Juta Melayang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » BRI Jarong Dirampok, Rp 300 Juta Melayang

BRI Jarong Dirampok, Rp 300 Juta Melayang

Written By Mang Raka on Jumat, 21 Oktober 2016 | 16.00.00

-Komplotan Berpistol Gagal Bawa Brankas

CILAMAYA KULON, RAKA - Komplotan rampok spesialis pembobol bank kembali beraksi di Kabupaten Karawang. Kali ini yang menjadi sasaran adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Kiara, di Dusun Jarong Wetan RT 03/RW 01, Desa Kiara, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kamis (20/10) kemarin. Tidak lebih dari 15 menit komplotan perampok bersenjata api, itu berhasil menggasak uang Rp 300 juta.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar Karawang, perampokan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Sebelum membawa kabur uang yang berada di laci teller, perampok yang diduga berjumlah lima orang itu melumpuhkan satpam bank. Lalu menyekap teller, office boy, dan tiga orang nasabah dengan tali serta penutup mata. Tidak hanya itu, mereka juga sempat menyiram dan memaksa satpam dan kepala unit minum bensin. Ancamannya, jika melawan akan dibakar. Untuk menghilangkan jejak, mereka merusak CCTV bank.
Satpam BRI Unit Kiara, Hamzah (35) menceritakan, komplotan rampok berjumlah lima orang datang ke bank mengendarai sepeda motor. Saat masuk ke bank, mereka masih mengenakan helm tanpa penutup wajah. "Saya buka pintu dan meminta membuka helm, langsung menodongkan pistol ke saya dengan kata-kata kasar," ucap Hamzah kepada Radar Karawang.
Mendengar ancaman perampok, dirinya sempat berontak. Sejurus kemudian bogem mentah mendarat di wajah, disusul dengan pukulan benda tumpul di kepala bagian belakang serta dada. Hamzah tersungkur lalu diikat bersama Kepala Unit BRI Jarong Erik Surya Erawan (36). Sementara rampok yang lain sibuk mencari uang di brankas, sambil mengancam teller dan nasabah. Bahkan diantaranya ada anak kecil berusia 4 tahunan. "Karyawan lain juga dianiaya dengan cara diinjak," tuturnya.
Setelah matanya ditutup, dirinya tidak mengetahui detail apa saja yang terjadi di ruangan, yang konon komplotan tersebut berhasil menggondol uang setoran nasabah di laci teller sebesar Rp 300 juta. "Mata saya ditutup, lalu diikat bersama kepala unit. Kami juga dipaksa minum dan diguyur bensin," ujarnya.  
Disinggung ciri-ciri pelaku, kata Hamzah, mereka tidak mengenakan penutup kepala, tapi pakai helm. "Kalau tidak salah datang dengan 3 unit motor. Dan gaya bicaranya logat Jawa Cirebonan," ungkapnya.
Kapolsek Cilamaya Kompol Dadang Gunawan mengatakan, dari sejumlah keterangan yang ada di lokasi kejadian, aksi perampokan bersenjata itu berlangsung 15 menit. Mereka berhasil membawa kabur uang setoran nasabah di teller, setelah sebelumnya gagal menggondol brankas. "Mereka menodongkan pistol jenis FN kepada satpam, lalu mengikat tangan dengan tali sejenis tali sepatu," ujarnya.
Setelah berhasil melumpuhkan satpam, kata Dadang, tiga orang pelaku menuju ruang teller. Sementara seluruh karyawan termasuk pimpinan unit diperintahkan masuk ruangan brankas. "Pimpinan unit diikat dan dipukul bagian kepalanya sambil memerintahkan karyawan lainnya tiarap," ujarnya.
Merasa seluruh ruangan berhasil mereka kuasai, pelaku membuka ikatan tangan Erik Surya, lalu memaksanya membuka brankas. Namun, sang pimpinan bank justru mengulur-ulur waktu, dengan berpura-pura kesulitan membuka brankas. Lama tidak terbuka, pelaku mulai risih dan memilih mengambil uang di teller sekitar Rp 300 jutaan. Setelah itu, pelaku melarikan diri ke arah Krasak-Cilamaya. "Aksi komplotan ini cukup cepat, karena hanya berselang 15 menit berhasil menggondol uang setoran nasabah," tuturnya.
Ia melanjutkan, merasa kondisi sudah aman, korban langsung melaporkan peristiwa itu kepadanya. "Kami langsung mengambil tindakan seperti mengamankan barang bukti, antara lain botol air mineral berisi bahan bakar bensin, kunci yang dirusak, tali, alat-alat CCTV yang dirusak dan jenis penutup kepala. "Kami langsung mengevakuasi korban ke klinik terdekat, sambil kordinasi dengan Kasat Reskrim dan Inafis Polres Karawang," tuturnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template