Anak SDN 4 Tamansari Minta WC - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Anak SDN 4 Tamansari Minta WC

Anak SDN 4 Tamansari Minta WC

Written By Mang Raka on Selasa, 04 Oktober 2016 | 16.30.00

PANGKALAN,RAKA - Selain tidak bisa melakukan upacara pengibaran bendera karena tidak memiliki lapangan upacara, siswa SDN Tamansari 4 di Kampung Cijaleka, Desa Tamansari juga tidak memiliki WC sekolah, itu belum termasuk genteng dan plafon bangunan sekolah yang bolong-bolong.

Saat ini siswa SDN Tamansari 4 jumlahnya mencapai 69 siswa untuk seluruh kelas. Jumlah masing-masing kelas berbeda. Siswa kelas satu berjumlah 14 siswa, kelas 2 dihuni 6 siswa dan kelas 3 sebanyak 10 siswa dan kelas 4 jumlahnya 16, kelas 5 berjumlah 12  siswa dan kelas 6 sebanyak 11 siswa. Sementara masing-masing kelas secara merata kondisi atapnya bocor.  Saat diwawancari RAKA perihal sekolahnya yang memiliki atap bocor, tidak mempunyai lapangan upacara juga tidak miliki toilet, secara serentak siswa berharap bisa dibagun fasilitas-fasilitas tersebut.
Dari pantauan RAKA, Selasa (3/10) WC duduk yang ada terbuka tanpa tembok dan parahnya, siswa jika ingin buang hajat mereka mesti pergi beberapa meter menuju ke sungai Cibeet yang lokasinya harus di tempuh sekitar 50 meter, serta dengan resiko yang luar biasa karena bisa saja sungai alami banjir dan cukup membahayakan siswa. Dan yang cukup memperihatinkan untuk siswa perempuan, mesti menahan diri ketika ingin BAB atau Buang hajat kecil,Dan biasanya mereka coba menumpang ke salah satu teman yang lokasi rumah dekat dengan sekolah.
Salah seorang siswi kelas 4 Ida Laelasari (11), menerangkan dirinya merasa keberatan jika lakukan kencing dan BAB di sungai karena malu juga takut terpeleset oleh sebab jalan ke sungai Cibeet licin. Diakui Ida, jika ingin lakukan hal itu mesti menumpang ke WC salah satu teman yang rumah nya tidak jauh dari sekolah. "Malu kalau di sungai, suka ikut ke temen saya, kebetulan rumah nya tidak jauh dari sekolah. Pengen nya sih WC sekolah kami diperbaiki supaya tidak numpang lagi ke teman saya," katanya.
Lain lagi dengan siswa kelas 6 Reza (13). Akibat tidak punyai lapang upacara sudah beberapa bulan terakhir tidak pernah melaksanakan upacara bendera itu semua diakibatkan lapang upacara berlumpur hingga selain tidak bisa di pergunakan untuk upacara juga olahraga pun tidak pernah di laksanakan. "Lapang upacara kami berlumpur jadi sudah beberapa bulan setiap senin biasa kami laksanakan upacara. Sekarang tidak pernah, bahkan pada saat pelajaran olahraga yang biasanya senam diadakan di lapangan pun urung dilaksanakan karena lapangan pun becek juga berlumpur saat hujan," terang Reza.
Lain lagi dengan Dirman Febriyan Prabuseto (11), siswa kelas 4, dia berharap agar kelas dan lapangnya bisa di perbaiki. Saat ini sekolahnya tertinggal dengan sekolah lainnya yang miliki lapangan dan kelas yang aman. Dirinya juga berharap sekolahnya bisa diperbaiki secepatnya agar mereka bisa bersekolah dengan aman dan nyaman serta tidak alami kebasahan ketika belajar karena atap kelas yang banyak genting yang rusak. "Hampir setiap belajar dan hujan maka kami semua hentikan kegiatan karena atap kelas kami bocor.Pengen nya di betulin,semua termasuk wc dan lapang upacara nya pak,Kan kami juga ingin seperti sekolah lainnya," tegasnya.
Sementara, guru honorer di sekolah itu, Yuli mengatakan apa yang diutarakan siswa semuanya benar. Sementara kelas yang aman saat ini hanya sekolah yang telah di renovasi. "Harapan kami sama dengan siswa, sekolah kami ingin jauh lebih baik agar kami nyaman ketika ada di sekolah," katanya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template