Ada Aroma Balas Dendam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ada Aroma Balas Dendam

Ada Aroma Balas Dendam

Written By Mang Raka on Jumat, 07 Oktober 2016 | 19.34.00

Foto jenazah Asep Gani yang marak beredar di grup facebook SMK PGRI Lemahabang, ternyata mengundang amarah. Beberapa diantara akun FB yang berbela sungkawa, ada juga yang mencoba mengompori agar melakukan aksi balasan.
Akun FB bernama Udin Komarudin misalnya. Ia memberi saran agar aksi balas dendam dilakukan saat situasi sudah tenang. "Kumha mun nggs tiis urng rame kn doi (bagaimana kalau sudah tenang, kita ramaikan lagi)," tulisnya di Grup FB Smk 11 LA Virgas 74 Off Stroong.
Hal serupa juga diungkapkan oleh akun Fian Valeyellow. Ia menulis nyawa dibayar nyawa. "Nyawa bayar nyawa .aink alumni virgaz angkatan 2015 .sok tunjuken ku saria ari bnr" sia loyal k virgaz mah (nyawa dibayar nyawa. Saya alumni Virgaz-sebutan untuk SMK PGRI Lemahabang Wadas-angkatan 2015. Ayo tunjukan kalau kalian benar-benar loyal ke Virgaz)," tulisnya.
Meredam serangan balasan, aparat kepolisian langsung mendatangi SMK PGRI Lemahabang, sesaat sebelum korban disemayamkan. Kapolsek Lemahabang, Ipda Supriyanto menghimbau agar seluruh siswa tidak terprovokasi oleh pihak manapun dan tetap tenang. "Jangan ada aksi penyerangan balasan. Karena pihak kepolisian terus mendalami kasus tersebut," tuturnya.
Ia juga meminta tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat di lokasi keluarga korban, untuk mempercayakan kasus ini kepada pihak kepolisian. "Kita langsung datangi SMK sebelum masuk sekolah, untuk antisipasi serangan balasan," ujarnya.
Wakil Kepala SMK PGRI Lemahabang, Yusuf Atojiri mengatakan, pihaknya sudah dihubungi manajemen SMKN 1 Purwasari, soal peredaman aksi balasan. Baginya itu bisa saja dilakukan, namun kejadian yang menewaskan siswanya ini bisa saja memancing SMK-SMK lain yang statusnya PGRI atau bahkan sekolah lain. Karena serangan balasan ini dikhawatirkan justru bukan datang dari SMK PGRI Lemahabang, melainkan SMK lainnya yang kebetulan basis siswanya banyak di Lemahabang. "Dia anak baik, bersama 15 teman lainnya mau ikut ke Walahar, di tengah perjalanan justru ada hal diluar prediksi," ungkapnya. (rud/psn)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template