ABG Banyusari Hilang 30 Jam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » ABG Banyusari Hilang 30 Jam

ABG Banyusari Hilang 30 Jam

Written By Mang Raka on Sabtu, 22 Oktober 2016 | 13.00.00

-Diduga Dicekoki Kopi Bercampur Obat Bius

BANYUSARI, RAKA - Entah apa yang terjadi dengan ABG asal Kampung Cicinde II RT 02/02, Desa Cicinde Utara, Kecamatan Banyusari, sebut saja Bunga (15). Dua hari menghilang, ditemukan tidak sadarkan diri di sekitar Desa Mekarasih, Kecamatan Banyusari.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, awalnya Bunga (15) bersama IC (14) siswi SMPN 1 Banyusari, pergi dari rumah sekitar pukul 14.00 WIB, Selasa (18/10). Keesokan harinya sekitar pukul 20.00 WIB, Bunga pulang ke rumah kakak kandung ibunya, Neni diantar oleh seorang laki-laki, yang mengaku menemukan Bunga dalam keadaan tidak sadar di Mekarasih. "Bunga sejak kecil tinggal bersama Neni. Dia pulang diantar laki-laki yang menemukannya tidak sadarkan diri," ungkap Suci, tetangga Neni kepada Radar Karawang, Jumat (21/10).
Selepas peristiwa itu, Bunga sering tidak sadarkan diri. Bahkan sekalinya Bunga sadar, seperti orang yang ketakutan atau trauma. Melihat kondisi Bunga seperti itu, pihak keluarga memutuskan untuk membawanya ke RS Sentra Medika. Di rumah sakit, Bunga terbaring dengan kondisi yang sudah sadar. Dia ditemani Nengsih bersama suaminya. "Bunga masih belum bisa bicara banyak," ujarnya.
Sementara Nengsih, ibu Bunga, menyampaikan kronologi kejadian yang menimpa anaknya. Sesuai keterangan yang dia dapatkan dari Ic teman dekat Bunga, anaknya bersama Ic mendatangi salah satu gedung tidak berpenghuni, di sekitar pemakaman umum yang ada di Desa Mekarasih.
Anehnya, di tempat itu sudah ada beberapa anak muda. Bunga dan Ic lalu diberi kopi yang diduga sudah diberi obat bius. "Kalau anak saya langsung meminum, tapi kalau temannya ngomongnya merasa curiga maka dia tidak minum," paparnya.
Dia juga menyampaikan, seperti apa yang dijelaskan Ic kepadanya, saat itu anaknya tidak sadarkan diri. Sedangkan Ic, diajak oleh salah satu pemuda yang ada di tempat itu untuk meninggalkan tempat tersebut. Selang beberapa waktu, Ic pun meminta kepada lelaki yang membawanya itu, untuk kembali ke tempat semula. Tetapi lelaki yang membawa Ic tidak memenuhi keinginannya. "Bagi saya yang penting anak saya sudah kembali. Terkait kejadian yang dialami anak saya, itu urusan pihak kepolisian, karena pihak kepolisian sudah mengetahui kejadian ini," pungkasnya. (zie)


Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template