Aang Diduga Tewas Karena Mabuk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Aang Diduga Tewas Karena Mabuk

Aang Diduga Tewas Karena Mabuk

Written By Mang Raka on Kamis, 20 Oktober 2016 | 15.30.00

KARAWANG,RAKA - Teka teki kematian Aang Sonjaya (17) warga Kampung Sumur Batu, Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, hingga kini belum mengerucut. Pasalnya, sebagian warga menduga korban tewas karena tenggelam setelah tidak sadarkan diri akibat kebanyakan meminum minumas keras dan menghirup bau lem.

"Ada kemungkinan korban tewas karena tenggelam setelah tidak sadarkan diri. Sehingga untuk memastikan kematiannya, penyidik masih tetap menunggu hasil otopsi," kata Kasatreskrim Polres Karawang AKP Hairullah saat dihubungi RAKA melalui ponselnya, Rabu (19/10).
Informasi terkini yang diperoleh penyidik, sebut Hairullah, adalah korban sebelum ditemukan tewas mengambang di sebuah empang yang tak jauh dari pintu masuk Situ Cipule Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, pada  Senin (17/10) lalu itu, ternyata sempat 'pesta' miras dan hirup aroma lem cair  bersama empat pemuda lainnya. Namun, keempat pemuda tersebut tidak mengetahui kondisi terakhir korban saat mereka meninggalkan lokasi tersebut. "Mereka memang minum miras dan mabuk lem di sekitar empang tersebut. Tetapi, karena semuanya sudah mabuk,  mereka tidak mengetahui kondisi terakhir korban," kata Hairullah.
Dua rekan korban yang terakhir bersama korban juga tidak mengetahui korban apakah korban sudah pulang ke rumah atau tidak. "Padahal, kedua pemuda tersebutlah yang menjemput korban ke rumah sebelum minum dan menghirup lem itu," lanjut Hairullah.
Keempat pemuda itu, saling tidak mengetahui kapan mereka pulang ke rumah masing-masing termasuk apakah korban sudah pulang atau tidak. Sebab, keempat pemuda itu pulang ke rumah dalam kondisi teler berat. "Dua pemuda yang ikut menjemput korban Selasa lalu bisa dimintai keterangan setelah terbebas dari pengaruh minuman keras," terang Hairullah.
Diakuinya, jika berdasarkan hasil visum luar, pihaknya tidak menemukan  tanda-tanda yang menyebutkan korban tewas karena tindak kekerasan. Meski begitu, pihaknya masih terus menggali keterangan dari sejumlah saksi lainnya. "Hingga saa ini kami masih terus mendalami keterangan korban untuk mengungkap kasus kematian korban," pungkas Hairullah. (ops)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template