9 Tahun Mak Gober Setiap Jadi 'Polisi' Jumatan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 9 Tahun Mak Gober Setiap Jadi 'Polisi' Jumatan

9 Tahun Mak Gober Setiap Jadi 'Polisi' Jumatan

Written By Mang Raka on Jumat, 07 Oktober 2016 | 15.30.00

PLERED,RAKA - Meski umurnya kini sudah menginjak enam puluh empat tahun, namun Dede Siti Hindun, warga Desa Plered, Kecamatan Plered, tetap setia meminta para lelaki untuk melaksanakan ibadah salat Jumat.
Dengan peralatan seperti sapu dan kayu yang sudah dimodifikasi, Dede Hindun dibantu temannya setiap hari Jumat pukul 11.00 WIB siang berpatroli di jalan raya, gang, pertokoan hingga jalan tikus untuk menyisir para lelaki muslim yang malas salat Jumat. "Yang emak lakukan hanya semata-mata ibadah saja, yang penting para lelaki harus salat Jumat tidak ada lalu lalang dijalanan," kata Hindun, kepada Radar Karawang, Kamis (6/10).
Meski tidak mendapat bayaran dari siapapun, namun kegiatan mengusir para lelaki dilakukannya sejak tahun 2007 lalu itu, hingga kini masih rutin walau umurnya kini tak sesahat dulu. "Emak yakin para lelaki tidak ada yang berkeliaran saat jam salat Jumat. Kalau ada emak pukul saja," kata Dede yang kerap disebut Mak Gober.
Kegiatan unik bahkan jarang wanita mengusir para lelaki dijalanan pada waktu ibadah itu, bermula saat Mak Gober resah dengan keluhan masyarakat, banyaknya umat muslim berkeliaran saat salat Jumat. "Kita pukul bukan berarti secara kasar, tetapi hanya membuat para lelaki malu dengan kewajiban mereka sebagai umat muslim," kata Mak Gober.
Kini, di usianya sudah lumayan cukup tua, Mak Gober berharap ada regenerasi kedepan untuk melakukan hal yang mulia tersebut. "Dulu banyak ada 10 bahkan lebih tetapi hanya tinggal beberapa orang saja,'' ujarnya.
Padahal, kata Mak Gober, langkah tersebut selain mendapat pahala juga menjadi salah satu terobosan untuk mengingatkan tetang pentingnya ibadah bagi umat muslim.
"Tujuan kita hanya mengingakan para lelaki solat itu penting," ujarnya.
Di tempat terpisah Camat Plered Dade Suparman SE. mengatakan, apresiasinya atas langkah sejumlah warganya untuk mengingatkan ibadah salat Jumat. "Memang dari dulu Kecamatan Plered terkenal, jika saat salat Jumat lelaki masih berkeliaran pasti mendapat hadiah dari para ibu-ibu itu," kata camat. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template