9 Kilometer Jalan Kiserut-Tanjungjaya Hancur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 9 Kilometer Jalan Kiserut-Tanjungjaya Hancur

9 Kilometer Jalan Kiserut-Tanjungjaya Hancur

Written By Mang Raka on Kamis, 20 Oktober 2016 | 14.00.00

- Petani, Pedagang, Petambak dan Nelayan Merugi

CILAMAYA WETAN, RAKA - Jika jalanan di dekat akses perkotaan saja masih banyak yang hancur, bagaimana dengan nasib desa-desa di wilayah perbatasan Karawang. Tengok saja kondisi jalanan di Desa Muaralama Kecamatan Cilamaya Wetan. Desa paling ujung timur laut Karawang ini dibikin frustasi dengan kondisi jalanan 9 kilometer yang rusak tanpa perbaikan. Sebab, bukan saja membuat petani dan petambak merugi, pembangunan fisik pemerintahan desa pun selalu terhambat akibat material yang sulit diangkut kendaraan gara-gara saking hancurnya jalan.
Kepada Radar Karawang, Kades Muaralama, Iyos Rosi mengatakan, pemerintahan desa mengalami kesulitan ketika mau melaksanakn pembangunan fisik di sejumlah titik, baik penurapan maupun jalan-jalan lingkungan. Sebab, banyak material mentah untuk pembangunan jarang terangkut ke lokasi titik yang diharapkan. Sebab jalanannya sangat menghambat. Apalagi di musim penghujan, kendaraan roda empat yang hendak melintasi Jalanan Kiserut-Timbuljaya sepanjang 9,5 kilometer sudah tidak bisa bergerak. Dari total jalanan itu, masuk wilayah Desa Cilamaya sepanjang 2,5 Kilometer dan Muara 7 kilometer. Jalanan ini sebut kades bergelar master ini, merupakan  jalan utama akses mobil untuk masyarakat Dusun Tanjungjaya,
Sehingga saat hujan tiba, jalanan utama ini justru tidak bisa dilalui kendaraan akibat jeblok parah. Kondisi ini juga sambungnya, sangat menyulitkan bongkar muat gabah dan urea bagi petani termasuk petambak dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Akibatnya, setiap musim semuanya mengalami kerugian akibat harga yang anjlok. "Mengangkut material fisik untuk pembangunan desa saja kami kesulitan kang. Apalagi petani dan petambak yang rugi setiap panen tiba karena harganya anjlok," tandas dia.
Iyos menambahkan, perbaikan jalan Kiserut-Timbuljaya ini sangat diperlukan cepat, karena sangat berpengaruh pada perkembangan perekonomian masyarakat stempat, bahkan berpengaruh pada perkembangan TPI yang berada di Timbuljaya. Untuk itu, ia meminta jalan ini secepatnya diperbaiki baik melalui aspirasi dewan maupun LPSE Dinas Bina Marga. "TPI di kami sulit berkembang gara-gara jalan, ekonomi juga tersendat jika tidak segera diperbaiki," kata dia.
Hal serupa juga dialami Kades Muarabaru Abdul Rojak, akses jalan Rawagempol Wetan-Muarabaru paska hujan berhari-hari semakin memperparah kerusakan. Ada pembangunan jalanan di tahun ini tapi hanya ratusan meter saja, sementara sisanya lebih dari 1 kilometer masih rusak. Ajuan sebenarnya sudah dilayangkan, namun dia berharap agar sumber pendanaan bisa datang dari manapun, karena kerusakan jalan di desa-desa muara pesisir ini bukan saja merugikan petani dan pedagang, tetapi juga merugikan petambak ikan. Karena rata-rata di pesisir ini memiliki potensi laut dan perikanan yang terhambat perkembangannya oleh akses jalananan. Untuk itu, ia berharap, Pemkab Karawang semakin memperhatikan wilayah pesisir agar bisa diperhatikan infrastrukturnya segera. "Di Muarabaru sedikit-sedikit dibangunnya, sisanya masih banyak yang rusak padahal yang rugi bukan saja petani, pedagang saja, tetapi juga petambak dan nelayan," keluh dia.
Camat Cilamaya Wetan, Drs H Hamdani mengatakan, sarana jalan yang belum terealisasi di pesisir Cilamaya seperti Muarabaru dan Muaralama, diharapkan memang segera mendapat respon dari Pemkab Karawang. Ia meminta para kades tidak menyerah dalam pengajuan dan melobi Pemkab untuk memastikan jalanan yang rusak secepatnya diperbaiki. "Siapkan selalu proposalnya, jangan menyerah dan terus melobi untuk memastikan prioritas pembangunan diutamakan," tambah dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template