100 Titik Jalan di Karawang Rusak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » 100 Titik Jalan di Karawang Rusak

100 Titik Jalan di Karawang Rusak

Written By Mang Raka on Selasa, 18 Oktober 2016 | 19.30.00

KARAWANG, RAKA - Belakangan ini, keluhan jalan rusak kembali ramai diperbincangkan masyarakat. Bahkan, tak sedikit kalangan yang mencibir kinerja Pemerintah Kabupaten Karawang karena dinilai tidak sigap dan tidak pro rakyat.
Dihubungi kemarin, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang Acep Jamhuri mengakui, saat ini terdapat sekitar 100 titik jalan rusak. "Untuk jalan rusak ada sekitar 100 titik, dan siap untuk diperbaiki," ujarnya.
Terkait penganggaran perawatan jalan yang terpusat di Dinas Bina Marga, tidak disimpan di masing-masing Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD), seperti yang sempat dipertanyakan Wakil Bupati Ahmad Zamakhsyari, Acep Jamhuri mengatakan penganggaran perawatan yang tidak diposkan di setiap UPTD lebih pada pertanggungjawaban keuangan. Karena, pertanggungjawaban keuangan rentan disalahkan tim audit.
Acep menambahkan, sebagai bawahan, dirinya siap melaksanakan perintah pimpinan. "Kita menerima setiap ada kritikan, terlebih dari atasan. Dan Dinas Bina Marga siap melaksanakan perintah atasan," sambungnya.
Begitupun jika ada bawahan yang lemot, akan segera ditegurnya. Dia juga mengancam akan melakukan tindakan keras dengan tidak membayar rekanan, jika jalan yang dikerjakan tidak sesuai spek. "Saya juga akan tunda pembayaran jika rekanan tidak melakukan pengerjaan yang sesuai," acamnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Ahmad Zamaksyari mengatakan, seharusnya permasalahan jalan berlubang tidak perlu ada, jika OPD terkait memanfaatkan dana pemeliharaan. "Coba saja dana pemeliharaan jalan dialokasikan di setiap UPTD yang ada, jadi setiap ada jalan rusak atau berlubang seperti saat ini yang banyak dikeluhkan, cukup dilakukan action oleh UPTD terkait. Jangan sampai masyarakat berteriak dan akhirnya bupati yang jadi sasaran. Padahal pekerjaan penutupan lubang cukup dilakukan UPTD terkait juga beres," katanya.
Selain itu, Jimmy mempertanyakan sikap OPD terkait dengan tidak mendahulukan jalan yang utama dibutuhkan masyarakat. "Tanyakan kepada Pak Acep Jamhuri, kenapa tidak mendahulukan perbaikan jalan penghubung antarkecamatan, malah dia mendahulukan jalan yang ke tanahnya yang di Pangkalan, ke tanahnya dia yang dibebaskan di Purwasari," katanya sewot.
Jimmy juga meminta kepala Dinas Bina Marga untuk menggunakan dana perawatan perbaikan infrastruktur, yang diketahuinya sebesar Rp 2 miliar tiap UPTD, untuk digunakan mendrop sirtu ke jalan-jalan yang rusak di semua kecamatan. Karena sampai saat ini dinilainya tidak jelas penggunaannya. (dri)

Berbagi Artikel :

3 komentar:

  1. Udah bosen, padahal orang lewat ke situ terus... orang pemda pun pasti ada yang pernah lewat situ... tapi yah... ini lah karawang... kalau ga kaya gini bukan karawang namanya... purwakarta...

    BalasHapus
  2. Ribet ama pa wabup, tinggal di mutasi atau dinonjob kan aja pejabat yg pd kg becus kerja. Ya begini lah kalo pejabat2 hasil wani piro

    BalasHapus
  3. Ribet ama pa wabup, tinggal di mutasi atau dinonjob kan aja pejabat yg pd kg becus kerja. Ya begini lah kalo pejabat2 hasil wani piro

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template