Warga Cinaga Keluhkan Jalan Berlumpur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Cinaga Keluhkan Jalan Berlumpur

Warga Cinaga Keluhkan Jalan Berlumpur

Written By Mang Raka on Rabu, 07 September 2016 | 14.30.00

TEGALWARU,RAKA - Persoalan fasilitas umum terutama soal jalan membawa dampak sosial. Itupun dirasakan warga Kampung Cinaga, Desa Kutalanggeng. Akibat jalan rusak mobilisasi masyarakat jadi lamban sehingga menghambat percepatan perekonomian masyarakat.

Jalan rusak sepanjang 2 kilometer itu membuat laju perekonomian, sosial dan budaya di kampung tersebut terhambat. Apalagi ketika hujan datang, jalan berlubang pun langsung di isi air hingga terkesan seperti kubangan yang ada di tengah-tengah jalan. Hal itu cukup membuat warga kampung Cinaga yang berjumlah kurang lebih 200 Kepala keluarga dan 412 jiwa usik hidup dalam keprihatin.
Dengan karakteristik masyarakat petani, fasilitas infrastruktur jalan sangat berarti bagi kelangsungan mobilisasi mereka. Baik saat produksi maupun tahap tanam. Ironisnya sampai saat ini belum ada tanggapan serius dari pemerintah daerah. Akibat itu aktivitas pelajar pun terganggu. Seperti diutarakan Siti Nur (15), siswi SMP Negeri 2 Tegalwaru, persoalan akan timbul ketika musim hujan. Selain jalan berlumpur kadang sampai sekolah sepatu pun jadi kotor. "Apalagi jika hujan besar maka saya dan teman-teman satu sekolah pasti kesiangan. Pengennya jalan ke kampung kami diperbaiki," katanya.
Jumron (44) warga Desa Kutalanggeng, menerangkan jalan rusak itu cukup menghambat laju perekonomian mereka. Warga yang hampir 90 Persen petani cukup terganggu oleh rusak nya infrastruktur di wilayah itu. Kadang pedagang pun enggan menjajakan dagangannya karena jalan yang rusak. "Saat musim tanam padi, traktor pun kesulitan ketika melintasi jalur itu. Bahkan warga yang mempunyai kendaraan mesti rela merogo kocek uang lebih karena sparepart motor yang mudah rusak karena jalan rusak. Kapan jalan kami diperbaiki cukup dinanti banyak oleh warga di kampung kami," ucapnya.
Hal senada pun dilontarkan Handi (30) penjual ikan air tawar dari Purwakarta, dirinya prihatin dengan kondisi jalan yang rusak ke Kampung Cinaga. Padahal rusaknya jalan bukan di wilayah itu saja, bahkan hampir 60 Persen di wilayah Selatan Kecamatan Tegalwaru kondisinya rusak parah. "Kenapa saya begitu tahu persis jalan yang rusak karena perkerjaan saya kan pedagang keliling jadi setiap hari mengelilingi wilayah. Sehingga tahu mana jalan rusak dan yang tidak," ujarnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template