Tabung Melon Hilang dari Mekarbuana - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tabung Melon Hilang dari Mekarbuana

Tabung Melon Hilang dari Mekarbuana

Written By Mang Raka on Jumat, 30 September 2016 | 15.30.00

TEGALWARU, RAKA - Kelangkaan gas elpiji 3 kg kembali terjadi. Bahkan untuk mendapatkan bahan bakar itu warga rela menempuh jarak hingga puluhan kilometer keluar dari desanya. Kuat dugaan hal itu terjadi karena masalah distribusi.

Alasan distribusinya bermasalah yang dilontarkan sejumlah agen sebagai penyebab kelangkaan gas elpiji 3 kg justru menimbulkan tanda tanya dikalangan konsumen. Sebab, jika distribusinya bermasalah mestinya imbasnya bisa dirasakan secara menyeluruh. Artinya kelangkaan tidak terjadi hanya disejumlah tempat saja tetapi semua tempat. "Alasan distribusinya bermasalah rasanya tidak logis karena disejumlah daerah sama sekali tidak ada masalah kelangkaan. Kami justru menduga ada permainan nakal agen atau birokrasi pengirimannya yang bermasalah," tutur Dorman (29), warga Kampung Cipeuteuy, Desa Mekarbuana, Kamis (29/9).
Dorman menambahkan, di Kampung Cipeuteuy, Desa Mekarbuana, gas elpiji 3 kg hampir di semua warung kosong. Dirinya bahkan untuk mendapat elpiji itu mesti mencarinya hingga ke luar desa.  "Yang saya khawatirkan kalau orang tidak mampu yang tidak punya kendaraan mereka akan sangat kesulitan sekali. Sementara untuk menggunakan bahan bakar lain seperti kayu bakar, saat sekarang itu juga tidak mudah," terang Dorman, seraya mengaku dirinya berhasil mendapatkan tabung gas yang sering disebut tabung melon itu di Kampung Waru, Desa Wargasetra.
Hal senada diakui Walim (44) agen penjualan BBM dan gas elpiji 3 kg di Desa Mekarbuana. Sudah hari ini gas tersebut belum didistribusikan. Padahal biasanya distribusi gas selalu tepat waktu. Sementara setiap kali dia mempertanyakan kepada pihak pendistribusi gas, selalu dijawab barangnya belum ada untuk masuk ke wilayah Loji. Dirinya pun berharap kuota tabung gas elpiji 3 kg untuk wilayah Loji, Tegalwaru bisa ditambah karena yang ada saat ini pun cukup terbatas.
"Saat ini warga yang datang hampir tiap hari,Selama dua hari ini gas emang tidak ada di saya.Ketika saya coba tanyakan ke supir pengangkut mereka hanya bilang barang emang belum ada buat loji,Dan kalau bisa sih kuota gas yang 3 Kg di wilayah Kecamatan Tegalwaru di tambah agar warga tidak lagi kelimpungan mencari gas tersebut.Harapnya.
Senada itu, Obing (54) ibu rumah tangga di Desa Mekarbuana menyesalkan tidak adanya gas elpiji 3 Kg. Menurutnya, bagi warga tidak mampu cukup membawa dampak karena mereka lebih kesulitan lagi ketika pengganti gas elpiji 3 Kg yang sangat diharapkan tidak ada dan beralih ke kayu bakar, sementara kondisinya tidak memungkinkan.
"Saya mau menggunakan kayu bakar sampai tidak jadi karena saya pikir gas yang 3 kg mudah dibeli di warung-warung. Sampai dua hari ini kami kesulitan, mau beralih ke kayu bakar karena musim hujan banyak kayu bakar basah. Jadi sulit untuk dibakar untuk kebutuhan sehari-hari seperti masak. Saya harap pemeritah bisa membuat ketersediaan gas 3 Kg aman di wilayah Kecamatan Tegalwaru," tandasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template