Sudah Dua Minggu Cilamaya Kulon Berhenti Layani KK - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sudah Dua Minggu Cilamaya Kulon Berhenti Layani KK

Sudah Dua Minggu Cilamaya Kulon Berhenti Layani KK

Written By Mang Raka on Jumat, 30 September 2016 | 12.30.00

CILAMAYA KULON, RAKA- Ketiadaan petugas komputer yang mengurus Kartu Keluarga (KK) di Kecamatan Cilamaya Kulon dikeluhkan sejumlah desa. Salah satunya datang dari pemerintah Desa Sukamulya yang getol mengurusi KK masyarakat.
Menurut Dargi (32) Kepala Dusun Puloputri Desa Sukamulya sudah dua minggu terakhir pengurusan KK di Kecamatan Cilamaya Kulon mandek karena tidak ada petugas. Meskipun sama-sama dibawah kendali Kasie Kepndudukan, untuk urus KK, pegawai kecamatan justru mengatakan secara gamblang bahwa tidak ada petugas khusus yang mengurusi KK.
Dirinya pribadi, justru aneh dengan pernyataan tersebut padahal seharusnya kelengkapan petugas komputer baik e-KTP maupun KK dimiliki kantor kecamatan. Ia sering menerima banyak komplain dari masyarakat akibat terlalu lama KK mereka mangkrak. "Tidak ada petugas komputer urus KK, itu juga ditegaskan para pegawai kecamatan setempat, pantas saja urus KK saja gak tuntas-tuntas sampai 2 mingguan," keluh dia.
Dargi berharap, Camat bisa segera memberikan kesadaran tentang tugas pokok dan fungsi pejabatnya. Agar ini tidak berlangsung lama sehingga pembuatan KK menjadi prioritas disamping e KTP. Ia mengalami sendiri, banyak dokumen persyaratan warga yang ingin membuat KK dikembalikan dari kecamatan ke masing-masing desa. Padahal, persyaratan tersebut untuk yang kategori darurat, seperti untuk persyaratan sakit dan lainnya. "Banyak dokumen dikembalikan dari kecamatan ke masing-masing desa dengan alasan tidak ada petugas pelaksana komputernya," kata dia.
Sementara itu, Camat Cilamaya Kulon Dida Rayendra membantah di kantornya tidak ada petugas pelayanan KK, karena ada 2 orang petugas yang mengurusi KK di kecamatan. "Ada, kata siapa gak ada? Ada 2 orang petugasnya," kelit camat.
Anggota Komisi A DPRD Karawang, Asep Saefudin Zukhri mengatakan, layanan data dan administrasi kependudukan memang banjir keluhan masyarakat. Pihaknya, mempertanyakan kinerja Disdukcapil yang sejauh ini kurang bagus. Untuk urusan e KTP pemula saja misalnya, saat melakukan perekaman, mengapa fisik e KTP masih saja ada yang mengendap lama hingga 2 bulanan. Sesekali kalau ditanya oleh komisi A, biasanya alasan pihak Catpil selalu saja klasik, yaitu persoalan blangko,  tintanya habis dan beragam alasan lainnya.
Padahal drop di pusat saat ini dijatah sudah 200 blangko per harinya, idealnya masyarakat sudah bisa mendapat e KTP tak lebih dari sebulan, tapi mengapa masih ada yang sampai 2 bulan belum juga menerima. "Catpil ini kinerjanya kurang bagus, jangan mencari alasan klasik terus. Masa saat blangko sudah ada fisik e KTP 2 bulan masih belum ada yang diterima," kata dia mendesak. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template