Pengawasan Anggaran Pendidikan Lemah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pengawasan Anggaran Pendidikan Lemah

Pengawasan Anggaran Pendidikan Lemah

Written By Mang Raka on Senin, 19 September 2016 | 12.00.00

CIKAMPEK, RAKA - Anggaran pendidikan yang sangat melimpah diberikan kepada pemerintah kepada sekolah. Namun, banyak sekolah justru terlihat melempem dalam pembangunan infrastruktur maupun kualitas siswanya.
Pengamat pendidikan Aripudin mengatakan, pemerintah harus meningkatkan pengawasan anggaran yang masuk ke sekolah-sekolah. Karena anggaran yang diterima sekolah, belum berbanding lurus dengan kualitas yang dihasilkan. "Terutama sekolah swasta," ungkapnya kepada Radar Karawang, Minggu (18/9) kemarin.
Hal itu bisa dilihat dari animo masyarakat yang cenderung fanatik masuk sekolah negeri dibanding sekolah swasta. Padahal anggaran sekolah negeri maupun swasta sama. "Jadi mau tidak mau, tetap saja kecenderungan masyarakat ingin anaknya sekolah ke negeri lebih tinggi, ketimbang ke sekolah swasta," ujarnya.
Meski sebenarnya, lanjut Aripudin, antara sekolah negeri dan swasta tidak bisa digeneralisir, karena tidak selalu sekolah swasta minim fasilitas atau sarana dan prasarana pendidikan. Bahkan bisa jadi di sekolah tertentu, sekolah negeri ketinggalan oleh sekolah swasta. "Jadi harus ditingkatkan kualitasnya. Disisi lain maka pengawasan anggarannya harus ditingkatkan," ujarnya.
Salah satu kepala sekolah negeri di Cikampek yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan, seharusnya sekolah negeri atau swasta harus mendapatkan pengawasan yang sama. Jangan sampai hanya sekolah negeri saja yang disorot. "Padahal anggaran dari pemerintah sama. Tapi pengawasannya tidak sama," ujarnya.
Menurutnya ada persoalan yang krusial pada sistem pendidikan di Karawang. Karena jika dibandingkan dengan daerah lain, anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah daerah untuk pendidikan sangat jauh berbeda. "Anggaran dari Pemkab Karawang untuk pendidikan cukup besar jika dibanding daerah lain. Tapi IPM Karawang masih sangat rendah. Tentu ini menjadi persoalan yang harus dikaji," ujarnya.
Ia melanjutkan, persoalan itu bisa dipicu oleh anggaran yang dikelurkan tidak efektif, atau lemahnya pengawasan anggaran. "Jadi pemda harus melakukan kajian. Bisa saja, karena anggaran yang masuk, tetapi pengawasan dan pertanggungjawabannya ternyata tidak baik," pungkasnya. (zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template