Penanganan Banjir di Cikampek Tidak Serius - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Penanganan Banjir di Cikampek Tidak Serius

Penanganan Banjir di Cikampek Tidak Serius

Written By Mang Raka on Kamis, 29 September 2016 | 19.23.00

CIKAMPEK, RAKA - Hujan kembali datang. Bagi warga Kecamatan Cikampek yang tinggal di Perum BMI I dan II, Dawuan Tengah dan Dawuan Barat, tentu menjadi tanda jika mereka harus bersiap menghadapi banjir. Karena biasanya Sungai Cikaranggelam meluap.
Agar bencana itu tidak kembali datang, sipon yang berseberangan dengan irigasi Tarum Timur di Desa Dawuan Tengah dikeruk. "Ini dalam rangka penanggulangan banjir di Cikampek. Karena sampah di sipon Cikaranggelam menjadi penyebab tersendatnya aliran sungai," ujar Kasi Trantib Cikampek, Asep Amrullah kepada Radar Karawang, Rabu (28/9).
Pengerukan tersebut, kata Asep dilakukan oleh PJT II, Pemerintah Kecamatan Cikampek, Pemerintah Desa Dawuan Tengah dan UPTD Cipta Karya. Ia juga menghimbau kepada masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Karena yang menjadi penyebab banjir di Cikampek, adalah banyaknya sampah yang dibuang di sepanjang saluran Sungai Cikaranggelam. "Lihat saja sampah yang disipon, banyak banget. Mulai dari sampah rumah tangga. Bahkan sampai pepohonan, termasuk kasur, bantal dan yang lainnya," ujarnya.
Tokoh masyarakat Cikampek, Yusuf Nurwenda menyampaikan, pemerintah harus serius menangani banjir rutin Cikampek. Pasalnya, pengerukan sipon Cikaranggelam saja tidak cukup untuk mengatasi banjir. "Lubang sipon Cikaranggelam sudah menyempit, perlu dilakukan normalisasi. Kayak di Gamon itu (perbatasan Jatisari-Subang), sungai alam di atas irigasi. Jadi memang membutuhkan anggaran besar," ujarnya.
Menurutnya, besarnya anggaran yang dialokasikan untuk melakukan normalisasi Sungai Cikaranggelam sangat dibutuhkan. Karena setiap tahun bisa ribuan rumah di Desa Dawuan Tengah dan Dawuan Barat kena banjir. "Warga saja sampai bosan. Meski banyak pejabat turun saat banjir. Tapi tiap tahun banjir selalu kembali terulang. Karena penanganannya memang gak serius," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template