Pemkab Nyerah Bantu Pasien Miskin - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Pemkab Nyerah Bantu Pasien Miskin

Pemkab Nyerah Bantu Pasien Miskin

Written By Mang Raka on Jumat, 09 September 2016 | 12.30.00

-Bupati Minta Warga Patungan

BANYUSARI, RAKA - Pemerintah Kabupaten Karawang terkesan tidak sanggup membantu pasien miskin menuntaskan pengobatannya. Hal itu terlihat saat Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meminta warga Karawang patungan membantu bayi berusia 8 bulan, Ahmad Saputra yang menderita tumor di hidung.
"Membantunya bisa saja dilakukan penggalangan dana," ungkapnya kepada Radar Karawang.
Sebagai kepala daerah, Cellica sudah menginstruksikan kepada pejabat terkait sampai tingkatan paling bawah. Seperti camat, kepala Puskesmas maupun kepala desa agar sinergi menyelesaikan persoalan pasien miskin. "Itukan hanya sebagian kecil. Banyak pasien yang terlayani dengan baik. Semua harus membantunya, kalau pemerintah sudah memberikan bantuan melalui Jamkesda," ujarnya.
Menurutnya yang sering dikeluhkan itu berkaitan dengan transportasi, maupun biaya untuk nunggu pasien yang sedang dirawat. Dia juga mengakui pemda tidak menanggung sampai sana. Untuk membantunya bisa saja dilakukan penggalangan dana. "Saya juga atas nama pribadi yah bisa bantu. Masyarakat dan siapa saja untuk bisa membantu," ujarnya.
Camat Banyusari Ecep Misbachudin mengatakan, dirinya siap membantu warga yang membutuhkan bantuan terkait penggunaan Jamkesda, untuk mendapat pelayanan kesehatan. Saat awal Ahmad mau diperiksakan kesehatannya, dia mengaku ikut membantu proses pembuatan Jamkesda. "Saya bertemu dengan pak Mahpudin (Kades Bayuasih) dan Sukanta (Petugas TKS Kecamatan Banyusari), saat melihat kondisi kesehatan  Ahmad di RSUD Karawang. Memang kalau soal pengobatan itu jelas urusan petugas medis, kesembuhan itu rahasia  Allah yah. Kami hanya berusaha untuk membantu sesuai dengan kapasitas kita dan mendoakan," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan Radar Karawang, Ahmad Saputra (8 bulan) bin Okib (30), warga RT 03/02 Kampung Krajan, Desa Banyuasih, Kecamatan Banyusari, penderita tumor di hidung dipulangkan dalam kondisi tidak wajar oleh RS Hasan Sadikin. Ahmad merupakan warga Karawang pemegang kartu Jamkesda. Berdasarkan informasi, Ahmad dirawat di RSHS Bandung selama 23 hari. Ironisnya bekas perawatan seperti selang yang masih menempel di mulut Ahmad tidak dibuka, bahkan tanpa diberi obat setelah dua kali ke RSHS tersebut. "Saya sudah dua kali berangkat ke RSHS untuk memeriksakan anak saya, tapi pihak rumah sakit tidak memberi obat apapun. Bahkan selang yang masih menempel di mulut Ahmad tidak dibuka," ujar Okib.
Sedangkan kondisi putra ketiganya itu semakin buruk, bahkan mengeluarkan bau yang tidak sedap dari mulut. "Saya minta tolong kepada pemerintah agar bisa membantu untuk pengobatan anak saya ini," ujarnya. (zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template