Pemkab Bicara Kesejahteraan Petani - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemkab Bicara Kesejahteraan Petani

Pemkab Bicara Kesejahteraan Petani

Written By Mang Raka on Rabu, 07 September 2016 | 16.30.00

Alih Fungsi Lahan Dibiarkan

KARAWANG, RAKA - Pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, oleh karena itu pemenuhan atas pangan menjadi hak asasi setiap warga Karawang, dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk melaksanakan pembangunan.
Sektor pertanian sebagai salah satu sektor penyumbang bahan pangan, memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan daerah dan nasional. Peranan sektor pertanian bukan saja memberikan andil terhadap ketahanan pangan, tetapi juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap perkembangan perekonomian secara menyeluruh, baik menyangkut pendapatan petani itu sendiri, pendapatan daerah, maupun penyerapan tenaga kerja.
Untuk itulah, Bidang Ekonomi Setda Karawang mengadakan Sosialisasi Hasil Pilot Project Verifikasi Lahan Pangan dan Pertanian Di Kabupaten Karawang Tahun 2016, bertempat di Hool Rama Shinta Hotel Resinda Karawang, Selasa (6/9). Acara tersebut dihadiri oleh Deputi Bidang Perekonomian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ri, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Teddy Rusfendi mewakili Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, beserta para asisten dan staf ahli, dan para kepala OPD di lingkungan Pemkab Karawang.
Sekda Karawang Teddy Rusfendi menyampaikan, secara umum peran penting sektor pertanian di Kabupaten Karawang meliputi serapan tenaga kerja, sumber mata pencaharian sekitar 40 persen penduduk, swasembada pangan dalam upaya mensuplai komoditas strategis nasional, PDRB dan pendapatan asli daerah terutama dari PBB pedesaan.
"Beberapa hasil kajian menunjukkan ketersediaan pangan yang cukup secara nasional, terbukti tidak menjamin perwujudan ketahanan pangan pada tingkat wilayah, rumah tangga dan individu," ujar Teddy.
Untuk itu, pelaksanaan kegiatan ini merupakan implementasi dari rencana strategis Kementerian Pertanian, yaitu empat sukses pertanian. Yang pertama pencapaian swasembada dan swasembada berkelanjutan, kedua peningkatan diversifikasi pangan, ketiga peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor dan terakhir peningkatan kesejahteraan petani. "Keempat program tersebut merupakan salah satu bagian dari prioritas pembangunan nasional, dengan tujuan meningkatkan keanekaragaman pangan sesuai dengan karakteristik wilayah, sekaligus meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan petani," pungkas Teddy.
Meski demikian, alih fungsi lahan pertanian di Kabupaten Karawang mencapai 150 hektare per tahun. Lahan yang semula digunakan memproduksi padi berubah menjadi pemukiman warga, pabrik, pusat bisnis, dan infrastruktur lainnya. Artinya, akan banyak buruh tani yang menganggur karena lahan garapan yang menjadi sumber penghidupannya hilang.  "Saat ini luas baku areal sawah di Karawang masih tercatat seluas 98.615 hektare. Namun kami yakin, luas sawah di daerah lumbung padi sudah semakin menyusut," ujar Kepala Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan (Distanhutbunak) Karawang Kadarisman. (dri/psn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template