Pembobolan Kantor Disdikpora - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pembobolan Kantor Disdikpora

Pembobolan Kantor Disdikpora

Written By Mang Raka on Kamis, 08 September 2016 | 14.00.00

- Sidik Jari Pelaku Ditemukan

KARAWANG, RAKA - Polisi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karawang menemukan petunjuk baru terkait kasus pembobolan brankas Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Kantor itu dibobol maling hingga mengakibatkan uang sebesar Rp 73 juta lenyap.

"Pelakunya masih kita selidiki termasuk sidik jari yang menempel di brankas tersebut," kata Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Hairullah, Rabu (7/9). Dia menyinggung soal penemuan beberapa bekas sidik jari yang diduga milik pelaku.
Meski sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi, pihaknya masih kesulitan untuk mengungkap identitas pelaku tersebut. Pasalnya, kantor Disdikpora tersebut belum seluruhnya terpasang CCTV. "Kami masih kesulitan untuk mengungkap pelakunya karena  gedung tersebut belum dipasangi CCTV sehingga, kami belum mengetahui ciri-ciri fisik pelaku," kata Hairullah.
Diakuinya, jumlah pelaku saat membongkar brankas berisi uang tersebut lebih dari satu orang .Hal tersebut diketahui dari cara masuk pelaku ke lantai II bangunan bagian keuangan tersebut . Hanya saja, Hairullah belum bisa memastikan apakah pelaku merupakan profesional atau tidak. "Kemungkinan lebih dari satu orang, karena tidak mungkin kalau melakukannya sendiri. Tapi kami juga tidak tahu apakah pelakunya orang profesional apa bukan, " katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) yang berada di Jalan Raya Surotokunto, Kelurahan Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur dibobol maling yang mengakibatkan uang tunai sebesar Rp 73 juta yang tersimpan didalam brangkas hilang. Suparman petugas Securiti Kantor Disdikpora mengatakan, peristiwa pencurian yang terjadi di kantor Disdikpora itu diketahui Ocid  pegawai kantor tersebut, Kamis (1/9) lalu saat hendak masuk ke ruangan bagian Subbag Keuangan.
Namun belum sempat masuk ke dalam, diketahui pintu ruangan tempat penyimpanan brangkas dalam ruangan tersebut sudah dalam keadaan rusak seperti bekas ada yang membobol. Bahkan brangkas berisi uang yang sebelunya disimpan didalam posisinya sudah pindah dan berada di ruang bagian Subbag Program. "Kalau kata pak Ocid, kondisi didalam ruangan Subbag Keuangan dalam kondisi berantakan dan pintunya pun rusak. Mungkin akibat di rusak paksa oleh pelakunya, " kata Suparman. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template