Pembangunan RDB Sakiti 58 Ribu KK Pemilik Rutilahu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Pembangunan RDB Sakiti 58 Ribu KK Pemilik Rutilahu

Pembangunan RDB Sakiti 58 Ribu KK Pemilik Rutilahu

Written By Mang Raka on Jumat, 09 September 2016 | 19.00.00

KARAWANG, RAKA - Jika pembangunan rumah dinas bupati yang baru jadi direalisasikan, setidaknya akan menyakiti 58 ribu kepala keluarga yang hingga kini tinggal di rumah tidak layak huni. Selain rumah dinas bupati masih layak huni, keuangan daerah juga sedang seret.
Sekretaris Daerah Karawang (Sekda) Teddy Rusfendi mengatakan, ada rencana untuk membangun rumah dinas bupati disamping rumah dinas bupati (RDB) lama. "Iya emang ada rencana untuk membangun RDB baru untuk bupati. Dan RDB sebelumnya akan jadi fasilitas umum yang bisa dikunjungi masyarakat," ungkap Teddy kepada Radar Karawang.
Sementara untuk saat ini RDB tidak ditempati bupati. Karena Cellica memilih tinggal di rumah dinas wakil bupati. Dan wakil bupati menempati rumah dinas sekda.
Ketua Komisi C Elievia K mengatakan bupati, wakil bupati dan sekda harus menempati rumah dinas sesuai peruntukannya. "Kan rumah dinas yang ada dibiayai oleh uang masyarakat. Termasuk anggaran perawatan rumah dinas dari masyarakat," katanya.
Seperti diketahui, ada 58 ribu rumah masyarakat Kabupaten Karawang masuk kategori rumah tidak layak huni atau rutilahu. "Jumlah rumah tidak layak huni yang mencapai 58 ribu itu, sesuai dengan data yang kami miliki," kata Kepala Dinas Cipta Karya Dedi Ahdiat.
Ia mengatakan karena jumlahnya yang besar, maka Pemerintah Kabupaten Karawang tidak bisa membangun rumah layak huni sekaligus karena membutuhkan anggaran yang cukup besar. Dedi menargetkan setiap tahun bisa membangun 2.500 rumah layak huni di setiap desa, sedangkan penerima bantuan rutilahu akan dipilih berdasarkan hasil penilaian tim pemerintah.
Melalui program rutilahu, Pemkab Karawang mengalokasikan anggaran sekira Rp4 0 juta untuk setiap pembangunan rumah layak huni yang bersumber dari APBD 2017. "Program rutilahu baru akan dimulai tahun depan. Sekarang masih tahap persiapan atau pemetaan calon penerima program rutilahu," kata dia. (dri/psn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template