Partisipasi Imunisasi di Klari Merosot - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Partisipasi Imunisasi di Klari Merosot

Partisipasi Imunisasi di Klari Merosot

Written By Mang Raka on Jumat, 23 September 2016 | 14.30.00

*Warga Takut Vaksin yang Digunakan Palsu

KLARI, RAKA - Puskesmas Purwasari melakukan sosialisasi tidak ada vaksin palsu di wilayah Kecamatan Klari. Sebelumnya vaksin ini menggemparkan dunia kesehatan karena disejumlah daerah vaksin ini sempat disuntikkan.

"Temuan Vaksin palsu bulan lalu berdampak besar bagi warga disini. Banyak yang khawatir kalau ketika anaknya diimunisasi di posyandu vaksin yang dipergunakan adalah vaksin palsu. Karenanya supaya persoalan ini tidak berkepanjangan kami melakukan sosialisasi vaksin aman," ujar Nia Kurniasih, Bidan Puskesmas Purwasari, Kamis (21/9).
Dilanjutkan Nia, sosialisasi Vaksin yang diperuntukan dalam imunisasi anak nantinya, untuk menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat yang berada diwilayah Kecamatan Purwasari. Sehingga warga diwilayah ini dapat melakukan imunisasi bagi anaknya di Posyandu. "Ada 2 macam pemberian vaksin. Pertama vaksin wajib, dan kedua vaksin umum. Adapun untuk Vaksin Wajib itu dilakukan pihak Puskesmas atau posyandu, sedangkan yang umum biasanya di Klinik atau dirumah sakit," katanya.
Masih dikatakan Nia, dalam pemberian obat vaksin wajib yang memang dilakukan pihak Puskesmas, dipastikan vaksin tersebut merupakan vaksin yang terjamin keasliannya. "Untuk Vaksin wajib yang memang dilaksanakan puskesmas seperti Hemaktitis B, Polio, Campak itu dilakukan kepada anak di umur 2 tahun. Maka itu, warga jangan kwatir dipastikan vaksin yang diberikan pihak puskesmas di seluruh indonesia asli tidak terdapat yang palsu," katanya.
Disamping itu, dia menegaskan, temuan vaksin palsu berhasil diungkap pihak kepolisian bermerek Tripasel, Mediasel, Ats, Polipolin yang berada disetiap rumah sakit. "Banyaknya vaksin Palsu ditemukan di rumah sakit, tidak ada temuan Vaksin di seputaran puskesmas maupun rumah sakit yang memang birokrasinya pemerintah," ujarnya.
Disamping itu, Mariam (37) salah pemilik warung di wilayah Kecamatan Klari mengatakan saat ada temuan vaksin Palsu, membuat warga di wilayah Klari merasa khawatir ketika nanti akan melakukan imunisasi bagi anaknya. Ini yang menyebabkan paritisipasi immunisasi saat ini merosot. "Sekarang takut kalau nanti anak mau diimunisasi, karena pas ada kasus vaksin ternyata ada yang palsu, jadi kami khawatir juga kalau nanti anak pas di imunisasi vaksinnya palsu," pungkasnya. (ian)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template