Padil Salip Dadan Koswara - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Padil Salip Dadan Koswara

Padil Salip Dadan Koswara

Written By Mang Raka on Kamis, 29 September 2016 | 16.00.00

- GMMP: Dadan Bingung Bersikap

PURWAKARTA, RAKA - Akhir-akhir ini, Wakil Bupati (Wabup) Purwakarta Dadan Koswara sering absen dari berbagai kegiatan yang ada di Purwakarta. Ini berbanding terbalik dengan Padil Karsoma, Sekda Purwakarta. Padil saat ini lebih sering menghadiri berbagai kegiatan masyarakat maupun agenda pemerintahan menggantikan Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta.
Seperti halnya pada kegiatan pelantikan pengurus DPD Golkar Purwakarta yang dilaksanakan di Desa Cileunca, Kecamatan Bojong, Selasa (27/9) lalu. Dadan yang serius bakal maju di Pilkada Purwakarta 2018 mendatang lagi-lagi absen, tidak menghadiri kegiatan tersebut. Justru, perwakilan perangkat Pemda Purwakarta diwakili oleh Padil Karsoma. Bahkan, spanduk yang bergambarkan Fadil Karsoma bersama Dedi Mulyadi dan ketua DPD Golkar Purwakarta terpilih Sarip Hidayat berjejer di lokasi kegiatan pelantikan. Dari hasil pantauan di lapangan, tak satupun spanduk Wabup Dadan terpasang.
Belum lama ini Wakil Bupati Purwakarta Dadan Koswara mengatakan, pihaknya saat ini lebih memilih menahan diri dan saat ini ia hanya bersikap diam. "Sekarang ‘teuleum’ (tenggelamm,red)," jawab Wabup Dadan Koswara ditanya kesiapan politiknya jelang Pilkada Purwakarta 2018.
Sayangnya, Dadan enggan membeber lebih jauh kata teuleum dimaksud. Sebaliknya, ia menyarankan agar kata itu dimaknai sendiri. Pastinya, teuleum bisa berarti lenyap dari peredaran, bisa juga berarti sedang mendalami konstalasi politik yang berkembang sebelum akhirnya menentukan sikap. “Kemarin ‘depa’, sekarang ‘teuleum’ dulu,” singkat Dadan.
Di tempat terpisah, Ketua Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta (GMMP), Hikmat Ibnu Aril menilai ada dua kemungkinan sikap politik Dadan jika melihat status-status singkatnya di media. Pertama, kata Aril, Dadan memang saat ini sedang fokus mendalami situasi politik yang berkembang. Sehingga ia memilih berada di balik layar. Menunggu momen tepat kapan ia harus keluar dan bersikap. Targetnya, modal politik hemat tapi tujuan tercapai dan tepat sasaran.
Kedua, lanjut Aril, Dadan memang kebingungan bersikap dengan situasi yang berkembang sekarang. Dimana, di partai tempat bernaungnya kini, Golkar, ada figur lain yang digadang bakal maju. Sebut saja, bawahannya Sekda Padil Karsoma. Dan tentu saja, pimpinan golkar itu sendiri, Sarip Hidayat. Sedangkan, di partai yang mengusungnya dulu, PDIP, Dadan sudah hengkang. “Jadi soal apa makna teuleum itu, pada akhirnya kembali ke pak Dadan. Beliau yang paling tahu,” ujarnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template