Liburan di Pulokarang Berujung Maut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Liburan di Pulokarang Berujung Maut

Liburan di Pulokarang Berujung Maut

Written By Mang Raka on Senin, 19 September 2016 | 18.40.00

-Siswi MAN Cilamaya Tewas, Satu Lagi Hilang

CILAMAYA KULON, RAKA - Keceriaan suasana liburan di Pulokarang, Dusun Pasirputih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, langsung hilang saat arus menyeret siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Cilamaya, Minggu (18/9) sekitar pukul 14.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Karawang, 19 bocah asal Desa Sukajaya dan Rawamenang Subang itu diantar 2 unit perahu ke lokasi Pulokarang, yang akrab disebut "Karang Sendulang" sekitar pukul 12.00 WIB. Diduga tidak hapal medan kedalaman dan luas bebatuan, belasan bocah yang sudah sampai di lokasi Pulokarang langsung menceburkan diri ke air laut yang dikenal jernih, dan terpencar asyik berenang. Namun nahas, musibah menimpa dua bocah yang masih duduk di bangku SLTA tersebut. Satu orang bocah perempuan yang diketahui bernama Melly tewas tenggelam, satu lainnya dikabarkan hilang.
Manajer Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasirputih, Waryono mengatakan, awalnya bocah tanggung seusia SMP dan SMA berjumlah 19 orang tersebut, dibawa dua unit perahu nelayan dari pelabuhan ke Pulokarang. Di lokasi itu, para pengunjung kerap menceburkan diri menikmati jernihnya air laut. "Tapi kedalaman air di lokasi tersebut berbeda-beda," ungkapnya kepada Radar Karawang.
Ia menduga anak-anak itu tidak hapal medan. Atau sebagian tidak bisa berenang. Karena sesaat mereka menceburkan diri ke laut, bocah perempuan bernama Melly berteriak minta tolong. Mendengar ada yang meminta tolong, Rivaldi yang juga serombongan dengan Melly menceburkan diri berusaha menyelamatkan korban. "Rivaldi justru hilang, sementara Melly langsung ditemukan teman lainnya dalam keadaan sudah tidak bernyawa," tuturnya.
Waryono melanjutkan, nelayan yang mengantar belasan bocah itu langsung mencari Rivaldi, sementara perahu lainnya membawa jenazah Melly ke darat. "Sekitar pukul 15.00 WIB jenazah korban tiba di darat. Warga langsung geger," ujarnya.
Sekretaris Kelompok Masyarakat Pengawas Pesisir (Pokmaswas) Pasirputih Sahari mengatakan, nelayan yang membawa belasan bocah itu sempat melarang mereka berenang di lokasi tersebut. Namun, larangannya tidak dihiraukan. "Akibatnya ada yang terseret arus dan meninggal. Sedangkan teman korban yang mau nolong, hingga kini (kemarin) belum ditemukan," tuturnya.
Pihaknya bersama Pol Air dan aparat Polsek Cilamaya, langsung bergegas menggunakan 6 perahu ke TKP di Pulokarang pada pukul 15.00. "Kemungkinan Rivaldi tersangkut di karang," ungkapnya.
Kades Sukajaya Abdul Gofur mengatakan, korban teridentifikasi warga Dusun Bojong RT 04/06, Desa Cilamaya Girang, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, merupakan siswi kelas XI MAN Cilamaya. "Melly (17) ditemukan tidak bernyawa. Tapi Rifaldi masih hilang," tuturnya.
Sampai berita ini ditulis, Radar Karawang belum menerima informasi hasil pencarian bocah hilang bernama Rivaldi dari aparat terkait. (rud)



Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template