Lahan Kantor UPTD Pendidikan Lemahabang Bermasalah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lahan Kantor UPTD Pendidikan Lemahabang Bermasalah

Lahan Kantor UPTD Pendidikan Lemahabang Bermasalah

Written By Mang Raka on Senin, 26 September 2016 | 15.00.00

-Ahli Waris Setop Pengerjaan Pagar

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Proyek aspirasi DPRD kembali diterpa persoalan. Teranyar, pemagaran kantor UPTD PAUD/SD Lemahabang dihentikan sepihak. Penyebabnya, tanah kantor yang sempat dihibahkan tersebut dipermasalahkan kembali oleh ahli waris. Tanpa ada bukti kuat kepemilikan yang sah, proyek yang sudah dikerjakan lebih dari 50 persen itu mendadak minta dihentikan. Camat Lemahabang, H Hamdani mengatakan, pihaknya baru menerima laporan Jumat pekan kemarin soal penghentian proyek pagar aspirasi dewan asal Partai Bulan Bintang (PBB). Kabarnya, penghentian itu terkait soal status tanah yang menyimpan sekelumit persoalan. Padahal sebelumnya ahli waris sudah membuat pernyataan sejak 2012 untuk tidak menggugat lagi, karena persoalan dianggap sudah clear. Hanya saja, ternyata saat ada proyek turun, masalah tanah mencuat kembali dan dipermasalahkan. Puncaknya pada penghentian pekerjaan yang sudah dikerjakan lebih dari 50 persen. "Sebelumnya dianggap sudah gak ada persoalan lagi, namun tiba-tiba masalah kepemilikan ini mencuat lagi hingga berujung penghentian proyek," kata dia.
Lebih jauh camat meminta, proses kepemilikan lahan apapun masalahnya tidak harus menghentikan pekerjaan. Artinya, proyek pemagaran harus tetap berlanjut karena baik ahli waris tidak berhak menghentikan. Menurut dia, yang berhak menghentikan proyek hanya Dinas Cipta Karya atau pengawas. Ia khawatir, jika dihentikan terlalu lama. rekananannya yang sudah bekerja dengan baik justru kena penalti. Untuk itu sambung Camat, ia menyarankan agar rekanan melanjutkan pekerjaan. Mengenai sengketa, ia mempersilahkan kedua belah pihak menempuh prosedur bahkan bila perlu menempuh jalur hukum hingga ada kepastian.
Selasa pagi sambung Camat, ia akan melakukan rapat khusus mengenai penyetopan ini bersama Kepala UPTD PAUD/SD dan pihak-pihak terkait. "Khawatir rekanan kena penalti, Saya minta pekerjaan dilanjutkan saja," dorong dia.
Diakui Kepala UPTD PAUD/SD Lemahabang Rusta Anzela S.pd, dihentikannya proyek pagar gara-gara ahli waris mempersoalkan kembali status tanah. Bukan saja UPTD, lahan lainnya adalah SDN Lemahabang IV yang terletak dibelakang. Meskipun nyaris selesai, namun persoalan kepemilikan tetap belum juga kelar. Sejauh ini Ia sendiri belum kembali ngantor dan tak mengerti apakah pekerjaan dilanjut kembali atau belum. "Nanti Selasa dirapatkan lagi, tetap sama saja, persoalan kepemilikan belum beres," aku dia. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template