Kontingen Dayung Jabar Cukup di Nomor 2 - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kontingen Dayung Jabar Cukup di Nomor 2

Kontingen Dayung Jabar Cukup di Nomor 2

Written By Mang Raka on Kamis, 22 September 2016 | 14.00.00

CIAMPEL, RAKA - Entah apa yang terjadi terhadap peforma Atlet Dayung Kontingen Jawa Barat (Jabar) yang terasa menurun di hari ketujuh dalam pertandingan dayung Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Situ Cipule, Rabu (21/9). Dari ke enam lomba babak final yang dilakukan, atlet Jawa Barat tanpa ada satu pun meraih mendali emas. Bahkan, dua diantaranya peraih mendali emas diraih Atlet Jawa Timur (Jatim) di berbagai nomor lomba.

Mesti begitu, atlet Jawabarat masih mampu menempati posisi kedua, dengan meraih 3 medali perak dan 2 mendali perunggu di keenam pertandingan babak final yang diperlombakan saat ini. Mesti gagal meraih mendali diperlombaan babak final di Race 85 Nomor lomba K1 200 PA, yang berhasil diraih atlet dayung Jawa Timur, Mugi Harjiro dengan Catatan waktu 36.09 detik. Namun Atlet Jabar di Race 86 nomor lomba C1 200 PA Yuda Firmansyah mesti tidak meraih emas namun mampu meraih mendali perak,dengan Catatan Waktu 42.47 detik.
Begitu pun Race 88 Nomor Lomba K2 200 PI, Sutrisno dan Andri Agus dengan Catatan waktu 33.33 detik, dan di Race terakhir kembali hanya mampu meraih perak pasangan Sarifudin dan Yunus R Di race 90 nomor lomba  C2 200 PA, dengan catatan waktu 38.61 detik. Memang dalam perlombaan babak final Cabor Dayung diberbagai nomor lomba, pertarungan di hari ketujuh cukup sengit, terlihat mendominasi dalam perlombaan Kano atlet Dayung Jatim nampak mendominasi perlombaan dengan meraih 2 mendali emas. dan sisanya kontingen dayung dari berbagai daerah seperti provinsi papua menyumbangkan mendali emas, begitu pun Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Utara peraih mendali emas di enam perlombaan babak final di hari ketujuh Perlombaan PON XIX di Cabor Dayung.
Disamping itu, Mugi Harjiro Atlet Dayung Jatim peraih mendali emas, di Nomor lomba K1 200 PA, mengatakan, peraihan mendali yang didapatinya, merupakan suatu bentuk perjuangan serta doa bagi keluarga, teman serta masyarakat yang ada di Jawa Timur. Selain itu, dalam bonus yang diberikan kepadanya karena telah mampu menyumbangkan mendali emas untuk Jatim. Maka itu pun akan di investasinya, guna menata masa depannya. "Ini semua berkat doa semuanya, terimakasih untuk seluruh keluarga serta masyaakat di jawa timur, untuk hadiah uang akan saya investasikan. lawan di babak final cukup tangguh-tangguh namun hal itu menjadikan pertarungan cukup sengit," katanya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template