Kegelisahan Sang Maestro Lagu Sunda Terhadap Lingkungan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kegelisahan Sang Maestro Lagu Sunda Terhadap Lingkungan

Kegelisahan Sang Maestro Lagu Sunda Terhadap Lingkungan

Written By Mang Raka on Sabtu, 03 September 2016 | 16.00.00

Oyok Wahyudin Pendam Lagu Duriat Citarum


Di lebah pisan walungan
Tangkal tarum ngajadi ciri
Daunna ngambah ka mancanagara,
Citarum nelah nepi ka ayeuna.

Tapi citarum kiwari,,
Lain citarum mangsa nu kamari,
mang Kardi geus teu wani mandi,
inggis kasabit panyakit.

Penggalan lirik lagu Duriat Citarum ciptaaan sang maestro lagu Sunda asal Karawang, Drs Oyok Wahyudin tersirat begitu gelisahnya pencipta lagu "Kota Karawang" ini terhadap kondisi Sungai Citarum.
Namun, lagu anyarnya itu masih dipendam dengan berbagai alasan klasik. Yaitu tidak ada perhatian Pemkab Karawang terhadap musisi seperti Oyok.
Harapan lagu-lagu ciptaan sang mantan Kades Lemahabang dua periode ini bisa setenar sebelumnya, sudah jarang dilirik lagi. Dirinya hanya bersenandung dengan anak-anak didiknya saja, karena minimnya perhatian Pemkab Karawang dan sponsor mendorong launching lagu-lagu Sunda lainnya. Padahal, kegelisahannya pada kondisi Sungai Citarum, yang ia goreskan lewat lagu barunya berjudul "Duriat Citarum" sampai saat ini belum pernah dipublikasikan. "Banyak lagu ciptaan mah yang mengisahkan soal lingkungan di Karawang, termasuk Duriat Citarum. Tapi gak ada sponsor mau bagaimana?" keluhnya kepada Radar Karawang, Jumat (2/9) kemarin.
Usianya yang semakin uzur, kakak kandung dari Kepala BPMPT Karawang Asikin ini, Oyok memilih menyalurkan seni musik dan lukis andalannya ke anak-anak didiknya. Karena setelah tidak lagi menjadi kades 4 tahun terakhir, dirinya mengajar sebagai guru seni dan budaya di SMK PGRI Lemahabang.
Ia bercerita, saat Dadan Sugardan menjabat Kadisbudpar sempat diwacanakan mau meluncurkan lagu Duriat Citarum, namun seiring waktu lagu ini hanya bisa dipendam. Andaikata ada sponsor sambung pencipta lagu "Kopi Bala-bala" ini, ia siap melantunkan lagu ciptaannya ini. Disinggung kesuksesan lagu "Goyang Gending Karawang" yang dilantunkan Cellica Nurrachdiana ketimbang lagu-lagu ciptaannya yang lahir dari kisah dan peristiwa Karawang, mantan PNS penyuluh KB ini hanya bisa tersenyum. "Sempat dulu mau dilaunchingkan, tapi ya kondisinya sudah lain lagi mungkin," pungkasnya.
Wakil Ketua DPRD Karawang Sri Rahayu Agustina mengatakan, pihaknya sedang mencari para seniman-seniman lagu Sunda seperti Oyok, soal launching lagu Duriat Citarum, dirinya tertarik untuk membantunya. Namun, pihaknya akan berembuk dulu dengan rekan-rekan di DPD Partai Golkar. "Ya kita nanti akan rembukan dengan teman-teman di Golkar soal launching lagu-lagu dari seniman ini," ungkap Ketua DPD Partai Golkar ini. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template